1. Memahami pulau-pulau
    Ada 1.190 pulau di Maladewa, dan setiap resor yang Anda impikan untuk dikunjungi biasanya berada di pulau sendiri. Saat ini, penduduk Maldivians lokal menghuni sekitar 200 pulau, dengan 105 lainnya “disewa” oleh resort. Pulau-pulau tak berpenghuni yang tersisa dimanfaatkan untuk pertanian atau untuk tujuan perjalanan harian bagi para pelancong. Sebelum 2009, wisatawan hanya diizinkan untuk tinggal di pulau-pulau resor. Namun, banyak penginapan sekarang telah terbuka untuk pengunjung ke pulau yang berpenghuni. Ini berarti ada pilihan akomodasi yang sesuai dengan semua anggaran keluarga.

2. Pertimbangkan pro dan kontra dari island hopping
Bagi banyak pelancong, cara terbaik untuk menikmati Maladewa adalah dengan mengunjungi pulau (artinya tinggal di satu tempat selama beberapa hari sebelum pindah ke tempat lain). Bagi keluarga, ini mungkin sedikit lebih menakutkan untuk dilakukan. Mentransfer antar pulau membutuhkan waktu dan uang dan membutuhkan pengepakan ulang dan pembongkaran. Ketika mengatur liburan keluarga, yang terbaik adalah tidak mengganti pulau setelah kurang dari lima hari. Atau, pilih resor yang secara fisik dekat satu sama lain sehingga Anda dapat mengambil speedboat hotel pribadi dari satu ke yang lain. Jika tidak, jika tidak ada transfer antar pulau yang Anda pilih, maka Anda harus kembali ke Male dan menunggu di sana selama beberapa jam sebelum pindah ke resor berikutnya. Tergantung pada usia anak-anak Anda, ini bisa menjadi mimpi buruk liburan, jadi pertimbangkan pilihan dengan hati-hati.

3. Maladewa adalah tempat yang sangat ramah
Mengingat fakta bahwa pulau berpenghuni hanya “terbuka” untuk pariwisata untuk waktu yang singkat, masyarakat setempat terbuka dan ramah kepada semua orang yang mengunjungi – terutama anak-anak muda. Berharap untuk memiliki anak-anak Anda mengumpulkan banyak perhatian, dengan orang-orang yang ingin berbicara dengan mereka, mengambil foto dengan mereka, dan memberi mereka hadiah manis kecil! Banyak keluarga mengalami anak-anak mereka berteman dengan anak-anak dan orang dewasa sama-sama ketika mereka berada di Maladewa. Tentunya, bahasa bisa menjadi penghalang yang mengkhawatirkan; Namun, ada banyak cara bagi Anda dan penduduk setempat untuk berkomunikasi. Setelah semua, tersenyum, melambaikan tangan, menunjuk jari Anda dan memberi isyarat terima kasih Anda adalah semua tindakan universal.

4. Ingat untuk membawa barang-barang penting Anda sendiri
Karena kepulauan ini sangat kecil, akan menyebabkan Anda lebih sedikit stres jika Anda membawa barang-barang penting yang Anda butuhkan untuk anak-anak Anda, seperti makanan bayi, popok, tisu bayi, dan susu formula. Meskipun mereka dapat dibeli di sana, kualitasnya terkadang bisa sedikit berbeda. Demikian pula, memilih untuk membawa tempat tidur Anda sendiri dengan Anda, seperti dipan dan kursi tinggi tidak digunakan di mana-mana. Jika perlu, memiliki gendongan bayi atau pembawa juga dapat membuat hidup Anda jauh lebih mudah.

5. Rencanakan kegiatan ramah anak
Sebagian berkat lokasinya yang menakjubkan, ada beragam kegiatan yang ditawarkan di Maladewa untuk membuat anak-anak Anda terhibur dan bersemangat. Di hampir semua pulau, menonton lumba-lumba ditawarkan, dan kapal pesiar ini biasanya menjadi sorotan bagi seluruh keluarga. Karena Maladewa memiliki air yang jernih seperti itu, snorkeling adalah pilihan lain yang sangat baik bagi keluarga. Ada berbagai tempat snorkeling, dengan semua kemampuan dipenuhi, sehingga Anda dan anak Anda yang berusia delapan tahun dapat melihat sekilas kehidupan laut yang melimpah.
Kolam renang di tepi pantai adalah kegiatan keluarga populer lainnya, dan anak-anak Anda kemungkinan besar akan terpikat oleh kelomang yang naik turun di pantai.
Selain itu, di Maladewa, naik perahu, memancing petualangan, memberi makan ikan dan petualangan air lainnya adalah mungkin. Ketika Anda memilih sebuah resor di Maladewa, pastikan untuk meneliti keberadaan Klub Anak-Anak. Tidak semuanya diciptakan sama, jadi carilah satu dengan daftar aktivitas harian yang sangat luas. Pernahkah Anda mengatur perjalanan keluarga ke Maladewa? Atau, jika Anda sering bepergian dengan anak-anak, apa saja kiat dan trik Anda untuk memastikan semuanya berjalan lancar? Beri tahu kami di komentar di bawah ini!