Gerhana matahari merupakan suatu kejadian alam yang selalu menarik untuk diperhatikan. Karena hal ini tidak terjadi sering, maka inilah yang membuat beberapa orang antusias untuk menatapnya. Fenomena gerhana matahari sendiri menjadikan sinar matahari menjadi redup dan tidak seterang biasanya.

Di tahun ini, gerhana matahari total terjadi pada sekitar bulan Maret, dimana prosesinya terjadi pada beberapa titik lokasi. Untuk melihat fenomena alam yang satu ini sebenarnya boleh-boleh saja, tetapi anda harus menggunakan cara aman. Karena menatap matahari saat proses gerhana total berlangsung tidak akan baik bagi mata anda. Sebaiknya hindari kontak langsung antara mata dengan matahari saat terjadi fenomena gerhana matahari.

 BAHAYA GERHANA MATAHARI JIKA DILIHAT DENGAN MATA SECARA LANGSUNG

            Dikala matahari sedang mengalami gerhana, tidak ada yang diperbolehkan untuk menatapnya dengan kontak mata secara langsung. Hal ini berbahaya karena bisa memicu masalah yang fatal kepada mata. Sewaktu prosesi gerhana berjalan, akan ada radiasi dari matahari, yang apabila terkena mata, maka akan menimbulkan beberapa dampak negatif untuk mata sampai mengalami kebutaan jika terlalu parah terkontaminasi oleh radiasi matahari.

 Pada sinar matahari, terdapat beberapa gelombang sinar yang berskala tinggi, diantaranya sinar UV dan dan pelangi. Hal ini akan membahayakan kondisi retina mata. Kebutaan akan terjadi apabila dalam menatap sinar tersebut dengan intensitas yang lama, dan hanya berfokus saja pada gerhana matahari.

 HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN KETIKA GERHANA MATAHARI

            Fenomena Gerhana Matahari memang kejadian langka yang tidak rutin terjadi. Sehingga dengan adanya hal ini, maka orang-orang berlomba-lomba untuk nonton bareng fenomena alam yang satu ini. Hal itu diperbolehkan, dengan catatan menggunakan alat bantu seperti teleskop atau teropong.

Beberapa pakar juga menyarankan untuk menghindari melihat gerhana secara langsung. Selain itu, larangan untuk berselfie juga mulai diberlakukan. Pasalnya, mereka yang melakukan selfie ketika kejadian gerhana, pasti akan terhipnotis untuk menatap matahari yang kala itu sedang tertutup oleh bulan. Sehingga matanya berada dalam bahaya.

Tidak ada larangan untuk menatap layar handphone, karena tidak berbahaya. Yang berbahaya adalah posisi saat mengatur kamera untuk berselfie, karena bisa saja saat hal itu terjadi, fokus anda tidak mengarah ke kamera, melainkan pada matahari yang sedang gerhana. Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, retina mata akan terbakar apabila terlalu lama menatap cahaya matahari yang sedang gerhana. Jadi, sebaiknya pilihlah cara aman untuk melihat fenomena gerhana matahari tersebut. Jangan membahayakan diri anda dengan mengabaikan  yang tidak boleh dilakukan.

 YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN SAAT FENOMENA GERHANA MATAHARI TERJADI

            Ada hal yang tidak boleh dilakukan, namun ada hal juga yang seharusnya dilakukan. Salah satu hal tersebut ialah melihat prosesi gerhana dengan bantuan alat-alat seperti filter, teropong, atau alat bantu lain yang sekiranya dapat melindungi mata dari kontak langsung radiasi cahaya matahari yang sedang dalam tahap gerhana. Mungkin, akan sangat disayangkan apabila kejadian langka itu tidak anda lihat dan nikmati, maka dari itu lakukanlah hal-hal yang hanya boleh dilakukan. Jangan melanggar ketentuannya, jika bahaya bagi mata maka lindungilah mata anda.

Selain mengalami kebutaan, hal buruk lain yang terjadi jika anda menatap cahaya matahari saat gerhana ialah mata akan mengalami katarak dan beberapa masalah pada mata lainnya. Bahaya yang telah anda ketahui dapat anda hindari. Bijaklah.

TIDAK ADA KOMENTAR