Bulan November mendatang menjadi sebuah bulan yang sangat penting bagi Indonesia karena pada saat itu kapal selam pertama buatan Indonesia akan segera diproduksi. Produksi kapal selam pertama buatan indonesia ini digadang-gadang akan mampu menambah kepemilikan alat pertahanan untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia.

TB Hasanudin sebagai wakil ketua komisi I DPR di gedung DPR Jakarta memberikan guyonon terkait dengan pembuatan kapal selam pertama dari anak bangsa ini. Katanya selama ini negara kita hanya mampu membuat kapal selam untuk kebutuhan pangan yaitu berupa empek empek dari Palembang sambil tertawa.

Langkah BUMN perkapalan yaitu PT PAL terkait produksi kapal selam pertama buatan Indonesia ini juga disambut baik oleh kementrian keuangan karena sudah mengglontorkan dana sebesar USD 250 atau 2,9 triliun selama tiga tahun. Dana ini nantinya akan digunakan untuk memproduksi kapal selam karya anak bangsa.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Bambang PS Brodjonegoro yang menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II. Dalam keteranganya yang disampaikan Bambang menjelaskan bahwa kementrian keuangan telah memberikan ACC terhadap penyertaan modal negara. Modal yang dibutuhkan oleh PT PAL sebesar USD 250 namun akan diberikan selama tiga tahun dan tahun ini akan diberikan sebesar USD 180.

Dalam keterangan tersebut Bambang juga memberikan sebuah pernyataan bahwa suntikan dana demi terealisasinya kapal selam pertama buatan Indonesia ini dilakukan bukan untuk menyehatkan perusahaan, namun lebih ke upaya untuk pengembangan industri pertahanan di Indonesia. Dalam hal ini pemerintah menyebutnya sebagai PMN khusus.

Anggaran sebesar USD 250 ini akan dipergunakan untuk berbagai hal seperti kebutuhan SDM sebesar USD 70 juta, kebutuhan peralatan sebesar USD 150, sedangkan untuk biaya konsultasi sebesar USD 30 juta. Sedangkan persiapan dana tahun ini seperti yang ada dalam RAPBN tahun 2014 berupa dana untuk konsultan dan peralatan dengan totoal mencapai USD 180 juta.

Firmansyah selaku direktur utama PT PAL selaku pihak yang akan memproduksi kapal selam pertama buatan Indonesia juga memberikan pernyataan bahwa kapal selam pertama akan sampai pengerjaannya pada tahun 2017 dan kapal selam kedua akan dilaksanakan pada tahun 2019 sampai 2020.

TIDAK ADA KOMENTAR