Sebuah kejadian yang terjadi di dunia ini tentu memiliki sebab, namun terkadang beberapa orang mengaitkannya dengan perlakuan mistis. Tak jarang sekumpulan orang percaya dengan cerita-cerita atau mitos yang selama ini beredar. Sehingga terkadang ada orang-orang yang mengalami ketakutan hebat sewaktu proses gerhana matahari berlangsung. Ada yang menutup rapat semua jendela dan pintu rumahnya, tidak mau keluar rumah sama sekali, dan lain sebagainya.

Namun, terjadinya fenomena gerhana matahari memiliki penjelasan secara ilmiah. Sehingga tidak semata-mata terjadi berdasarkan mitos saja. Tetapi yang perlu di ingat, masyarakat juga berhak memegang apa yang mereka percayai. Namun di era yang seperti ini, masyarakat juga telah semakin maju, peradaban semakin modern, jadi sedikit demi sedikit mulai berkurang tentang kepercayaan terhadap mitos tersebut.

TIGA MITOS GERHANA MATAHARI YANG BEREDAR DI DUNIA

                Mitos seakan sudah menjadi trend di dunia. Segala sesuatu yang terjadi pasti akan di kaitkan dengan beberapa hal tahayul ataupun sebuah cerita dongeng. Sebenarnya mitos muncul dan tumbuh atas asumsi seseorang itu sendiri yang menyimpulkan tentang terjadinya sebuah fenomena. Namun, orang-orang tersebut juga tidak dapat di salahkan, karena mereka bebas berpendapat. Tetapi semakin majunya perkembangan zaman, juga mempengaruhi pola pikir masyarakat, sehingga mereka sudah bisa menilai mana yang sekiranya benar.

Berikut ini 3 mitos  tentang fenomena gerhana matahari yang sudah beredar:

  1. Kemarahan

Orang-orang Yunani menganggap Dewa-Dewi marah sewaktu proses Gerhana matahari terjadi. Dalam Yunani Kuno dikenal istilah ekleipsis  yang mempunyai arti diabaikan.

  1. Wanita yang sedang mengandung dilarang keluar dari rumah

Terkadang, mitos membuat seseorang berfikir untuk tidak logis, namun diantara beberapa orang tersebut juga percaya akan hal itu. Di beberapa dunia, mitos ini yang paling tenar, pasalnya wanita yang tengah hamil tidak boleh terpapar gerhana, atau anaknya kelak akan mengalami kebutaan serta bibirnya sumbing. Sungguh tidak masuk akal bukan?

  1. Di makan raksasa

Di beberapa daerah mitos ini juga cukup terkenal, mereka menganggap matahari yang tertutup sebagian itu karena di telan oleh raksasa. Ceritanya banyak berkembang.

FAKTA YANG SEBENARNYA TENTANG FENOMENA GERHANA MATAHARI

                Gerhana matahari merupakan fenomena alam yang terjadi sekitar beberapa ratus tahun sekali. Kejadian ini terkesan langka, karena tidak di alami oleh seluruh dunia, hanya sebagian saja. Waktu berlangsungnya pun juga hanya dalam hitungan menit. Jadi, fenomena gerhana matahari ini akan berakhir, tidak seterusnya terjadi.

                Moment langka gerhana marahari total yang akan terjadi pada bulan Maret nanti merupakan salah satu fenomena  yang membuat orang berdoyong-doyong untuk menyaksikannya. Abaikanlah dulu perkara mitos, karena sewaktu gerhana nanti tiba, anda akan benar-benar takjub atas keindahannya.

TIPS JIKA INGIN MENYAKSIKAN GERHANA MATAHARI

                Apabila anda ingin memandang proses saat matahari mengalami gerhana, anda perlu menyiapkan beberapa hal, diantaranya:

  • Filter, teleskop, teropong atau hal lain yang dapat membantu melindungi mata agar tidak mengalami kontak langsung dengan cahaya matahari yang sedang gerhana.
  • Jangan terlalu fokus sewaktu menatap gerhana, sesekali tengoklah ke objek yang lain.
  • Media kertas karton yang anda lubangi kecil-kecil kemudian anda letakkan tepat pada matahari yang sedang gerhana akan dapat menunjukkan prosesi gerhana meskipun secara samar.

Sebaiknya, anda mulai menyeleksi manakah berita yang benar terkait dengan proses alam tersebut. Bijaklah sebagai warga yang baik.

TIDAK ADA KOMENTAR