Setiap negara tentu memiliki alat-alat penunjang guna melindungi negaranya. Hal tersebut ditujukan untuk mengantisipasi jika dikemudian hari terjadi sebuah perang yang melibatkan negara yag bersangkutan. Begitu pula dengan negara kita, Indonesia. Semakin canggihnya teknologi membuat negara kita kian gencar mengaplikasikan alat-alat tempur yang dapat menunjang ketahanan dan kekuatan militer.

Salah satunya adalah dengan menciptakan sebuah Roket R-Han 122 yang mulai di kembangkan sejak beberapa waktu lalu. Roket R-Han 122 merupakan produksi dari negara kita sendiri, yang dikembangkan berdasarkan roket-roket terdahulu seperti D-230 tipe RX 1210 yang Kementerian Riset dan Teknologi kembangkan dengan kecepatan maksimal 1,8 mach (kecepatan suara).

Pada Maret 2012 lalu Roket R-Han 122 sudah di launching sebesar 50 buah pada Pusat Latihan Tempur TNI Angkatan Darat Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Roket R-Han 122 ini memiliki fungsi sebagai sebuah senjata yang memiliki daya ledak cukup optimal menggunakan sasaran darat dan melalui jarak tembak yang cukup lumayan, yakni 15 kilometer.

Sedangkan untuk desain dari roket itu sendiri hampir menyerupai dengan model RM 70 Grad Marinir, hal itu di simpulkan berdasarkan kesamaan kaliber pada kedua bentuk roket tersebut. Roket R-Han 122 sendiri merupakan program dari Strategis Nasional yang ditujukan guna pemenuhan alutsista TNI yang, terutama pada deployment sistem senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System). Program yang di konsepkan terjadi ada tujuh, dan salah satunya ialah roket R-Han ini.

Program pengembangan Roket R-Han 122 sendiri sudah di lakukan sejak tahun 2014 menggunakan biaya APBN. Roket tersebutt masih terus dalam pengembangan guna menciptakan varian terbaru dan untuk di sempurnakan lagi. Roket R-Han ini juga sudah melalui serangkaian uji yang mana uji tersebut di gunakan sebagai bahan penilaian tentang pengembangan roket tersebut.

Memiliki senjata sendiri guna memperkuat jajaran kemiliteran negara memang di perlukan untuk memperkuat posisi banding serta mengantisipasi jika datang masa dimana peperangan harus terjadi dan melibatkan negara kita sendiri. System pertahanan Indonesia harus terus ditingkatkan tiap tahunnya.

TIDAK ADA KOMENTAR