indonesia.travel

kota Makassar tak bisa dipisahkan dari pantai pantai Losari, pantai yang telah mengharumkan nama Makassar di Tanah Air dan mancanegara. Pantai ini juga yang membuat Makassar menjadi terkenal dengan julukan ” Meja Makan terpanjang” karena banyaknya penjual makanan yang berbaris sepanjang pantai.

Pantai Losari bisa menjadi lokasi bagi Anda untuk berkeliling pantai di jalanan terbuka dan terpanjang di Indonesia. Di sini terdapat hotel-hotel berbintang yang menawarkan pemandangan yang indah  menghadap ke laut dan sunset mengagumkan.

jalanan terbuka yang indah menghadap ke laut seperti di Pantai Losari  dapat menyaksikan terbit dan terbenamnya Matahari yang spektakuler di sana,  termasuk dengan mudahnya menjangkau  beraneka hotel dan warung makan.

Menjelang malam hari, di bibir pantai banyak pasangan yang datang  untuk menikmati suasana romantis melihat Matahari terbenam di laut. Bermunculan tenda-tenda makanan yang berderet sepanjang kurang lebih 1 km dan disebut sebagai “Meja Makan Terpanjang di Dunia”.

Tapi, sejak direvitalisasi atau ditata kembali oleh pemerintah Makassar, suasana pantai Losari pun berubah. “Restoran terpanjang” di pantai sepanjang sekitar satu kilometer inipun menghilang. Para penjual makanan itu telah dipindahkan ke area kawasan yang sama tapi dengan konsep yang berbeda.

Saat ini warung-warung tenda yang menjajakan makanan laut tersebut telah dipindahkan pada sebuah tempat di depan rumah jabatan Walikota Makassar yang juga masih berada di sekitar Pantai Losari.

id.wikipedia.org

id.wikipedia.org

Sebagai waterfront-nya Kota Makassar, pantai Losari adalah lokasi yang ideal untuk menikmati suasana sunset.

Bahkan, bagi kalangan yang menyebutkan bahwa sunset di pantai adalah panorama yang terbaik. Untuk menikmati keindahan panorama di pantai ini, pengunjung dapat menuju sebuah anjungan ya bernama Pelataran Bahari. Di plaza yang resmi dibuka pada 2007 ini, anda dapat bersantai sambil menunggu tenggelamnya sang matahari.

Menyusuri ujung paling timur jalanan dari Pantai Losari dapat ditemukan Pelabuhan Paotere tempat singgah kapal tradisional dan perahu para nelayan. Di sini juga dapat lihat kapal layar Bugis, yaitu perahu pinisi dan perahu lokal pantorani, lepa-lepa, serta perahu sandeq yang dimilik masyarakat Mandar yang diikat di tanggul sepanjang dermaga. Ke arah Utara ada pelabuhan Soekarno-Hatta dimana bertengger kapal-kapal besar mengangkut dan menurunkan muatannya.

Di kawasan penduduk etnis  China di sekitar Pantai Losari Anda dapat menemukan empat klenteng tua dan yang paling penting adalah Klenteng Tian Hou Gong atau Klenteng Ratu Surga, dibangun awal abad ke-18 terletak di Jalan Sulawesi dan Jalan Serui. Di Jalan Sulawesi juga terdapat klenteng Long Sian Gong atau Klenteng Siluman Naga yang dibangun tahun 1868. Sedangkan di ujung Selatan jalanan Pantai Losari ada Tanjung Bunga, lokasi Trans Studio.

Penataan kawasan yang dilakukan di pantai Losari dan sekitarnya memang jadikan pantai ini menjadi jauh lebih nyaman dan modern. Hanya saja, masih banyaknya penjual kaki lima di sekitar anjungan ini terasa mengurangi kenyamanan. Alangkah baiknya jika pengaturan yang lebih baik bagi para penjual tersebur sehingga tidak “mengganggu” pemandangan, sebagaimana yang diinginkan oleh para wisatawan yang singgah di pantai kebanggaan Makassar ini.

TIDAK ADA KOMENTAR