1. Ask.fm

Situs ini tujuannya baik loh! Biar anak-anak bisa semakin mengenal dunia dengan cara tanya jawab. Akan tetapi, banyak yang menyalahgunakannya situs ini untuk membully. Dalam situs ini disediakan fitur untuk bertanya tanpa nama. Fitur inilah yang digunakan untuk membully. Bayangkan guys, jika anak-anak membaca “apa kabar jelek?”, “kenapa kamu jelek sekali”, “kenapa kamu tidak bunuh diri saja karena terlalu jelek” atau “dasar jelek dan tolol!”. Anak-anak bisa mengalami stres dan bisa berakibat bunuh diri lho.

  1. Snapchat

Kalian pasti tahu apa itu snapchat kan guys? Dengan snapchat, kita bisa berkirim pesan dengan orang lain, termasuk foto, dan pesan itu akan segera terhapus sesudah diterima.

Bahayanya adalah snapchat dilengkapi dengan fitur untuk mengirim sexting (pesan yang mengandung konten seks). Anak-anak sangat berisiko mendapatkan sexting jika menggunakan aplikasi ini. Anak-anak juga bisa berurusan dengan hukum jika ikut mengirim sexting. Jika anak atau adikmu sudah menggunakannya, pastikan bahwa seluruh fitur pengamanan snapchat sudah dihidupkan.

  1. Aplikasi Untuk Kencan

Bahayanya jelas kan guys, kalau anak-anak mengunduh aplikasi ini? Anak-anak belum saatnya untuk berpikir soal berkencan. Mereka masih dalam masa bermain dan belajar. Karena itulah, aplikasi ini bisa menimbulkan masalah dalam diri anak-anak. Sayangnya, beberapa aplikasi jenis ini bisa diakses hingga usia 13 tahun. Jika anak-anak mempunyai aplikasi ini, mereka bisa berinteraksi layaknya orang dewasa. Relasi yang dituju juga seringkali hanya relasi “cinta satu malam”. Jelas kan bahayanya guys?