Kabar terbaru dari para astronom saat ini adalah ditemukannya ratusan galaksi didekat bimasakti yang sebelumnya belum diketahui. Ditemukannya ratusan galaksi yang ditemukan tersebut berjarak tidak jauh dari galaksi bimasakti. Namun cahaya dari ratusan galaksi didekat bimasakti yang ditemukan tersebut tidak tampak karena terhalang oleh bintang-bintang dan banyaknya debu dari galaksi kita sehingga menyulitkan para astronom melakukan penelitian secara efektif.

Namun hambatan tersebut dapat teratasi dengan kemampuan sinyal radio dengan ukuran 21 centimeter dari hydrogen galaksi melalui hambatan galaksi relatif tanpa cela dan kesalahan sedikitpun. Oleh sebab itu, berhasil didapatkan keterangan mengenai benda yang menarik ratusan galaksi didekat bimasakti tersebut melalui sebuah teleskop radio dengan bidang pandang kecil. Benda tersebut dinamakan dengan penarik raksasa.

Berdasarkan sebuah penelitian yang diuraikan dalam sebuah jurnal astronomi menyebutkan adanya penemuan ratusan galaksi di dekat bimasakti ini menghasilkan teori-teori baru. Salah satu teori tersebut mengenai bagaimana ratusan galaksi tersebut tidak tampak dari penglihatan para astronom. Namun sebelum ditemukan ratusan galaksi di dekat bimasakti tersebut, sebenarnya para ilmuwan sudah memiliki dugaan akan adanya pancaran cahaya yang berkilau mengitari galaksi bimasakti.

Ratusan galaksi didekat bimasakti ini bersembunyi dibalik cahaya yang memancar dari galaksi bimasakti itu sendiri. Pada dasarnya galaksi bimasakti terbentuk dari sekumpulan cahaya, debu, gas, bintang, serta ruang. Galaksi tersebut melakukan gerakan berputar bersamaan pada sebuah orbit yang yang memiliki sinar terang secara merata. Bahkan alat yang diciptakan oleh para ilmuwan  selama ini belum mampu menyusup ke dalam cahaya tersebut. Sehingga ratusan galaksi  didekat bimasakti yang bersembunyi di balik cahaya ini dapat membuat kita tidak dapat menemukannya.

Para astronom akhirnya menggunakan sebuah cara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara pencarian yang berbeda dari biasanya. Maka digunakanlah teleskop radio yang pada akhirnya dapat menenemukan keberadaan ratusan galaksi didekat bimasakti yang bersembunyi dibalik cahaya. Keberhasilan tersebut ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi ratusan galaksi didekat bimasakti tersebut mencapai angka 883 galaksi, dimana 250 diantara galaksi tersebut adalah galaksi-galaksi baru yang belum diketahui keberadaannya sebelumnya.

TIDAK ADA KOMENTAR