1. Daftarkan Jari yang Sama Lebih dari Sekali

Di sini kamu bisa menambahkan misalnya “Telunjuk Kanan 1” untuk melakukan perekaman sidik jari dalam keadaan normal di mana jari berada di tengah. Kemudian “Telunjuk Kanan 2” bisa dilakukan dengan posisi jadi agar ke pinggir dan sebagainya. Nah di sini, sistem Android akan mendeteksi kalau sensor sidik jari yang baru ditambahkan secara otomatis akan meningkatkan akurasi dari sebuah jari. Namun  kalau saran untuk saya cukup dua kali untuk jari yang sama ya guys.

2. Gunakan Kedua Jari Tangan Kamu

Buat kamu yang malas, kadang hanya akan mendaftarkan salah satu sidik jari tangan saja. Namun kamu juga bisa menambahkan jari tangan lainnya untuk memungkinkan membuka kunci smartphone Android di berbagai kondisi. Misalnya selain “Telunjuk Kanan 1” kamu juga bisa menambahkan “Telunjuk Kiri 1” apabila sewaktu-waktu kamu menggunakan smartphone Android dengan tangan kiri buat kamu yang nggak kidal.

3. Tambahkan Jari Setelah Mandi

Dalam berbagai kondisi pastinya kamu bakal mengakses fingerprint dalam kondisi basah. Misalnya jari basah karena kehujanan, selepas mandi dan berenang atau bahkan berkeringat. Memang sih dalam beberapa percobaan kamu bakal menemui sidik jari bakal susah terekam karena kondisi sensor kotor atau basah. Di sini kamu bisa membersihkannya sejenak lalu melakukan pendaftaran sidik jari kembali.

1 COMMENT

  1. We are a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your web site offered us with valuable information to work on. You have done a formidable job and our whole community will be thankful to you.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here