1. Slot RAM tidak disolder permanen
    Beberapa produsen laptop biasanya mensolder RAM secara permanen di motherboard sehingga tidak bisa diganti. Tetapi hal ini justru berkaitan dengan sistem marketing agar kita membeli laptop yang lebih mahal jika ingin RAM yang lebih besar. Jika slot RAM di laptop Anda disolder permanen, maka secara otomatis Anda tidak bisa menambah atau menggantinya. Namun jika terdapat dua slot dan hanya satu slot saja yang disolder, maka Anda dapat menambah RAM di slot yang tidak disolder tersebut.
  2. Ada slot yang kosong
    Kebanyakan laptop saat ini dibekali dengan dua slot RAM, di mana salah satu di antarannya masih kosong. Nah, Anda dapat mengisi slot yang kosong tersebut dengan RAM tambahan. Namun jika laptop tersebut hanya menyediakan satu slot atau dua-duanya sudah terisi, maka Anda bisa mengganti RAM tersebut dengan yang baru.
    3. Cek kompatibilitas laptop
    Setiap laptop biasanya akan memberikan informasi berapa kapasitas RAM maksimal yang bisa dipasang di dalamnya. Hal ini sangat penting agar jangan sampai kita memasang RAM 16 GB padahal laptop tersebut hanya mampu menampung RAM hingga 8 GB.
    4. Tentukan ukurannya
    Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menentukan ukuran RAM tersebut. Jika saat ini satu slot telah diisi dengan RAM 4 GB, maka sangat disarankan untuk mengisi slot yang satunya lagi dengan ukuran yang sama 4 GB. Sebenarnya Anda bisa saja mengisinya dengan RAM sebesar 2 GB atau 1 GB, namun hal tersebut tidak akan memberikan performa yang maksimal pada laptop Anda.
  3. Tentukan jenisnya
    Saat ini terdapat beberapa jenis RAM yang digunakan pada komputer maupun laptop, seperti DDR2, DDR3, DDR4, dan semacamnya. Ketahuilah terlebih dahulu jenis RAM yang digunakan laptop Anda agar tidak salah membelinya. Pasalnya, setiap jenis RAM memiliki pin yang berbeda-beda sehingga hanya bisa digunakan pada slot yang sesuai.
  4. Tentukan transfer rate-nya

Selain jenisnya, RAM juga memiliki transfer rate yang berbeda-beda. Transfer rate ini biasanya dituliskan dengan kode PC 12800, PC 10600, PC 5600, dan sebagainya. Semakin besar angkanya, maka semakin cepat pula RAM tersebut ketika digunakan. Nah, jika laptop Anda memiliki dua slot RAM, pastikan Anda membeli RAM tambahan dengan kecepatan transfer rate yang sama. Jika kecepatannya berbeda, maka sistem biasanya akan menyesuaikan dengan kecepatan transfer rate RAM yang paling rendah. Hasilnya, performa komputer Anda justru akan menjadi lambat dan mungkin bisa bermasalah.

  1. Pilih merek yang sejenis

Sebenarnya ini bukan hal yang wajib, namun sebatas anjuran saja. Jika satu slot diisi oleh RAM merek A, maka usahakan untuk mengisi yang satunya lagi dengan merek dan tipe yang sama. Pasalnya setiap merek pasti memiliki kualitas yang berbeda-beda. Atau jika tidak, Anda dapat mengganti dua-duanya secara sekaligus dengan satu merek yang sama.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here