Beranda Warganet Akun Terblokir Keterlambatan Pembayaran Bantuan Sosial

Akun Terblokir Keterlambatan Pembayaran Bantuan Sosial

Saya perlu mendengarkan laporan dari beberapa pihak terkait di mana sebenarnya masalahnya

Sragen, Jawa Tengah (ANTARA) – Penerima Bantuan Sosial (Banso) di Sragen, Jawa Tengah menghadapi pemblokiran rekening bank dan rumitnya prosedur yang menunda pembayaran bantuan.

“Ada laporan ribuan penerima bantuan belum membayar bantuannya. Ini membantu orang miskin. Saya perlu mendengar laporan dari beberapa pihak terkait di mana masalahnya,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Sragena, Jawa Tengah, Jumat. …

Mensos bertemu dengan perwakilan Bank Nasional Indonesia (BNI), Asisten Koordinator PKH, Wakil Bupati, pejabat lini pertama Kementerian Sosial dan Bareskrim Polri. Pertemuan itu dimaksudkan untuk mengklarifikasi laporan ribuan Keluarga Penerima Manfaat (PMO) yang tidak menerima bantuan.

Acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin beserta jajarannya, Dirjen Penanganan Masyarakat Miskin Asep Sasha Purnama beserta jajarannya, serta Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat.

Turut hadir anggota Komisi VIII DPR RI Paryono dan Endang Maria Astuti. Turut hadir perwakilan BNI di Sragen, Wonogiri, Surakarta, Koordinator PKH Kabupaten (Korkab) dan Koordinator Kesejahteraan Sosial Kabupaten (TKSK).

Dalam pertemuan tersebut diketahui bahwa untuk pencairan program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I pada Januari, Februari, Maret gelombang 1-11 dengan target 35.497 ribu bantuan tak terbayar.

Pada Tahap II pada bulan April, Mei dan Juni gelombang 1-15, targetnya adalah £37.225.000, tetapi hanya £35.396.000 yang telah dibayarkan dan 1.829 yang belum dibayarkan. Sementara itu, menurut laporan afiliasi PKH, 1.868 akun KPM telah diblokir.

“Saya ingin ini segera berakhir, maaf tentang mereka,” kata Risma.

Dalam pertemuan tersebut, muncul permasalahan terkait maraknya Kartu Keluarga Tidak Beredar (KKS), pemblokiran rekening, pendataan ganda dan prosedur perbankan yang rumit. Hal ini terjadi baik pada KPM PKH maupun BPNT atau program Sembako.

Terkait pemblokiran rekening, Mensos meminta agar Bank BNI segera membukanya. Bahkan Risma langsung menghubungi BNI pusat.

Perwakilan TKSK dalam pertemuan itu juga mengeluhkan rumitnya prosedur yang harus mereka hadapi saat membuka blok.

Perwakilan Bareskrim Ditjen Polri Combes Eka yang hadir mengatakan, masyarakat miskin sangat menunggu bantuan ini.

“Bagi mereka, dari 100 hingga 200 ribu rupiah itu banyak. Jangan tunda pencarian Anda, Pak. Ini akan ditunda lagi bulan depan dan Anda akan diblokir lagi. Mohon maaf pak, semoga prosesnya bisa dirampingkan pak, katanya.

Artikel sebelumyaBKN: Surat Keterangan Sehat diisi oleh pelamar CPNS.
Artikel berikutnyaTerus dipercepat, vaksinasi di Kota Bogor mencapai 51,22 persen.