Beranda Hukum BNNP Babel tangkap empat pengedar narkoba asal Sumatera

BNNP Babel tangkap empat pengedar narkoba asal Sumatera

Pangkalpinang (ANTARA). Tim gabungan yang dipimpin Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka-Belitung menangkap empat orang tersangka penyelundup narkoba jenis sabu-sabu.

“Dalam kasus ini, petugas menemukan dan menyita barang bukti 1,15 kilogram sabu senilai Rp 3,3 miliar,” kata Kepala BNNP Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Zainul Muttakien di Pangkalpinang, Minggu.

Ia menjelaskan, rombongan gabungan pegawai BNNP Babel yang dipimpin oleh AKBP Noer Wisnanto, Bea dan Cukai, Badan Narkotika Polres Babel, Polres Bangka Tengah, Polairud Polda Babel dan Kementerian Hukum dan HAM telah menangkap empat orang yang diduga anggota. jaringan distribusi Shabu Shabu di Sumatera di empat lokasi berbeda.

Empat pelaku, masing-masing berinisial Ro (41) – wanita berdomisili di Sungai Selan, Bangka Tengah, Ma (34) – pria berdomisili di Palembang, Sumatera Selatan, Su (33) – pria berdomisili di Tuatuna, Pangkalpinang dan Ha . (37) perempuan tinggal di CMO Timur.

“Penangkapan berlangsung selama dua hari, berawal dari informasi dari warga yang mengatakan ada laporan transaksi dan penyelundupan narkoba dalam jumlah yang cukup besar antarprovinsi untuk diangkut melalui jalur Sumatera dengan speedboat,” katanya.

Berdasarkan informasi tersebut, pada Jumat (30 Juli) dilanjutkan dengan pengamatan penumpang yang melintasi perairan Sumatera Selatan menuju Bangka Tengah dan penampakan salah satu speedboat yang dibawa keluarga.

Dalam perjalanan penyidikan, tim gabungan menangkap empat orang sekaligus selama dua hari setelah ditemukan barang bukti satu paket teh hijau China berisi satu kilogram kristal sabu sabu putih dan satu paket berisi dua paket sabu dalam kantong plastik. Ukuran klip rata-rata adalah 150,62 gram.

Para tersangka, beserta barang bukti dan lainnya, saat ini ditahan di BNNP “Babel”.

“Kami juga bekerja sama dengan penegak hukum untuk melakukan penyitaan terhadap aset-aset penjahat dan tersangka pengedar dalam jaringan pengedar narkoba ini untuk lebih mengembangkan entitas yang menguasai jaringan ini,” katanya.

BNNP Babel akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan tim CJS Babel untuk mengajukan dan menuntut penjahat yang didakwa berdasarkan Undang-Undang Narkoba dan Anti Pencucian Uang.

“Kami akan memiskinkan pengedar narkoba dan anggota jaringan untuk memberikan efek jera dan mempersempit jaringan di Babel. Mari kita lawan dan lawan narkoba,” kata Zainul Mutakkien.

Artikel sebelumyaPenelitian vaksin HIV di tengah pandemi COVID-19
Artikel berikutnyaPark Seo Joon mengomentari julukan sapi untuk undangan pernikahan penggemar