Beranda Hukum BNNP Sultra Hancurkan Barang Bukti 1,6kg Metamfetamin Kristal

BNNP Sultra Hancurkan Barang Bukti 1,6kg Metamfetamin Kristal

Kendari (ANTARA) – Badan Narkotika Nasional (BNNP) Provinsi Sulawesi Tenggara memusnahkan 1.645 gram atau 1,6 kg barang bukti narkotika jenis sabu menyusul terungkapnya dua tersangka.

Kepala BNNP Sulawesi Tenggara Brigjen Sabaruddin Ginting di Kendari, Kamis, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari inisial tersangka mekanik AM (22) dan mekanik AY (26), yang ditangkap pada 23 Juni 2021 di bengkel sepeda motor. di Baruga.daerah kota Kendari.

“Total barang bukti yang terkumpul sebanyak 1.712 gram (1,7 kg), di antaranya 1.645 gram (1,6 kg) dimusnahkan, sisanya untuk keperluan laboratorium dan pengujian,” katanya.

Sabaruddin menjelaskan bahwa dari tangan A.M. Barang bukti 200 gram disita, 180 gram di antaranya dimusnahkan. Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka AY BNN seberat 1.513 gram, di mana 1.465 gram di antaranya dimusnahkan.

Ia melaporkan, pemusnahan barang bukti itu bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti dan merupakan rangkaian proses penyidikan, dan ditemukan status Kejaksaan Negeri dimusnahkan.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba (P4GN),” ujarnya.

Kepala BNN Sultra Brigjen Sabaruddin Ginting hendak memasukkan narkoba sabu ke dalam insinerator untuk dimusnahkan pada Kamis (12/8/2021). (ANTARA/Harianto)

BNNP Sultra menghancurkan barang bukti untuk ketiga kalinya pada tahun 2021. Secara keseluruhan, BNNP setempat memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu hasil tindak pidana narkotika sebanyak 4.295 gram hingga Agustus 2021.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 132 (1) jo pasal 114 (1) pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun. dan maksimal 20 tahun penjara per tahun.

Pemusnahan barang ilegal tersebut dilakukan dengan menggunakan insinerator di halaman Kantor BNNP Sultra, disaksikan oleh petugas dari Kejaksaan Tinggi Sultra, Kejaksaan Tinggi Kabupaten Kendari, Polda Sultra dan pihak terkait lainnya.

Artikel sebelumyaPKC Panggil Tiga Saksi Kasus Pembebasan Tanah Mundjul DKI
Artikel berikutnyaLanal Labuan Bajo mendonorkan darahnya dalam bentuk kepedulian TNI AL