Beranda Nusantara Bunga bangkai setinggi empat meter tumbuh di kebun warga Agam.

Bunga bangkai setinggi empat meter tumbuh di kebun warga Agam.

Bunga kadaver setinggi empat meter ini ditemukan dua bulan lalu.

Lyubukbasung, (ANTARA) adalah bunga melati sepanjang empat meter jenis Amorphophallus gigas yang tumbuh di kebun masyarakat di Koro Malintang, Kecamatan Tanjungraya, Agam Regensi, Sumatera Barat.

Wali Kota Nagari Koto Malintang Naziruddin di Lubukbasung, Kamis mengatakan, bangkai itu tumbuh di kebun kakao milik Erizal (50) dan tidak jauh dari tempat tumbuh pohon medang besar (Litsea Sp).

“Bunga bingkai ini sudah dua kali tumbuh di lokasi ini, dan bunga bingkai empat meter ini ditemukan dua bulan lalu,” katanya.

Ia mengatakan, bunga kadaver dipagari agar tidak diganggu warga. Kedepannya, tempat ini akan dipagari dengan baik, karena bisa menjadi daya tarik wisata bagi warga yang akan datang.

“Bisa dijadikan tujuan wisata karena bunga jarang dilihat oleh warga sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agama Ade Putra menambahkan, bunga pemulung Amorphophallus gigas dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Bunga langka ini akan mekar sempurna dalam beberapa hari ke depan dan kemudian layu,” katanya.

Ia menambahkan, Resort KSDA Agam akan melakukan perjalanan ke lokasi bunga kadaver untuk mengukur tinggi, diameter batang, memasang papan peringatan dan menginformasikan kepada masyarakat setempat untuk tidak merusaknya.

Agam Resort KSDA juga menamakan lokasi tersebut sebagai Penting Ekosistem (KEE) karena kaya akan ekosistem seperti hutan besar dan lain-lain.

Artikel sebelumyaIDAI: Anak-anak dengan cacat lahir membutuhkan lebih banyak vaksinasi
Artikel berikutnyaTemui KSP, Wapres Bahas Kesejahteraan Papua