Beranda Hukum Bupati Bogor minta Pik Pik ganti bendera putih jadi merah putih

Bupati Bogor minta Pik Pik ganti bendera putih jadi merah putih

Sibinong, Bogor (ANTARA) – Bupati Bogor Ade Yassin meminta pedagang kaki lima (PKL) di Punchak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat optimistis dengan perayaan HUT RI dengan mengganti bendera putih dengan bendera merah dan merah. Bendera putih.

“Karena momentumnya sekarang 17 Agustus, kibarkan bendera merah putih. Tapi kalau saya lihat tidak ada bendera putihnya,” ujarnya usai membagikan bantuan sembako bersama Kapolres Bogor AKBP Harun kepada pedagang di jalur Punchak. Tsizarua, Bogor, Senin.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor optimis pemerintah secara bertahap akan melonggarkan pembatasan aktivitas masyarakat setelah tren penurunan penularan COVID-19 belakangan ini.

“Senangnya kemarin ada penyederhanaan makan di tempat sebesar 20 menit. Itupun memang mungkin jika kita fokus pada makanan, tapi yang dilarang adalah kita dilarang berbicara. Jadi makanan adalah makanan,” kata Ade Yassin.

Ia berharap pemerintah kembali memberikan serangkaian konsesi menyusul perpanjangan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 4 untuk periode 3-9 Agustus 2021.

“Kami juga harus memberikan keringanan secara diam-diam, kami menunggu keputusan dari pusat seperti apa kebocorannya. melemah (Aturan PPKM),” ujarnya.

Sebelumnya, PKL di Kecamatan Punchak Tsizarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengibarkan bendera putih tanda menyerah karena pendapatannya turun saat PPKM level 4.

“Ini sebagai simbol pesan dari kami para pedagang kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib rakyat kecil,” kata salah seorang pedagang, Hammid.

Pedagang nasi uduk di Jalan Raya Punchak, 85,5 km, Desa Tugu Utara, mengatakan para pedagang mengibarkan bendera putih karena pemerintah memperpanjang PPKM level 4 tanpa pamrih.

Artikel sebelumyaKilas Nusantara di antara malam
Artikel berikutnyaHimperindo: engineer berinovasi sesuai kebutuhan pasar