Beranda Warganet Dubes RI untuk Ukraina Dukung Pembentukan Relawan Lawan COVID-19

Dubes RI untuk Ukraina Dukung Pembentukan Relawan Lawan COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Duta Besar Republik Indonesia untuk Ukraina Yuddi Krisnandi memuji dan mendukung pembentukan United Volunteers Against COVID-19 yang digagas oleh aktivis publik Chris Budiharjo untuk menyelamatkan Indonesia dari pandemi COVID-19.

“Saya mengapresiasi dan mendukung lahirnya United Volunteers Against COVID-19 sebagai gerakan kemanusiaan, apalagi saat ini semakin banyak orang yang meninggal akibat pandemi dan rumah sakit kewalahan dengan pasien COVID-19,” katanya dalam pertemuan virtual di Gedung topik “Perang total relawan bersatu. Lawan COVID-19″, Senin.

Pertemuan virtual tersebut dihadiri oleh para tokoh berbagai profesi, seperti aktivis atau aktivis sosial dan kemanusiaan, anggota DPR/politisi, pensiunan TNI/Polri, ilmuwan, dokter, pengusaha, jurnalis, seniman, dan seniman.

Selain Profesor Yuddi Krisnandi dan Chris Budiharjo, acara tersebut juga dihadiri oleh politisi KH Maman Imanul Haq, mantan Kapolda Jabar Inspektur Paul (pensiunan) Dr. H. Anton Charliean, mantan Kepala Badan SAR Nasional, yang juga menjabat Kasum TNI Madya TNI (purn.) Daryatmo., Jurnalis Senior Surya Safaat dan artis Ayu Azhari.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirgen Dukkapil Kemendagri), Profesor Zudan Arif Fakrulloh, Yuddi Krisnandi menyatakan bahwa pembentukan United Volunteers Against COVID-19 merupakan himbauan kemanusiaan untuk membantu orang yang terkena dampak COVID-19.

“Terkait dengan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kita tidak perlu saling menyalahkan. Tugas kita sebagai relawan adalah bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk menanggulangi pandemi COVID-19,” ujar mantan menteri pemberdayaan pemerintah dan reformasi birokrasi tersebut.

Pada saat yang sama, jurnalis senior At Surya Safaat menyatakan persetujuannya dengan Profesor Yuddi Krisnandi yang memuji dan mendukung terciptanya United Volunteers Against COVID-19 sebagai gerakan kemanusiaan dari orang, orang, dan orang.

Aat mendukung usulan agar pegiat masyarakat yang juga Ketua Umum Rumah Kreatif Besar Indonesia (RKIH) Chris Budiharjo diberdayakan untuk memimpin gerakan Persatuan Relawan Melawan COVID-19.

“Pengalaman kepemimpinan dan manajerial Chris Budiharjo, serta bakti sosial kemanusiaannya sudah teruji, apalagi Ketua Umum RKIH ini dikenal memiliki jaringan kontak yang luas,” kata Kepala Hubungan Internasional Cyber ​​Indonesia tersebut. Persatuan Media (SMSI) …

Sementara itu, politisi KH Maman Imanul Haq menekankan perlunya relawan untuk menyatukan kepentingan rakyat dengan pemerintah melalui pelibatan yang efektif dan perlunya berinteraksi dengan Gugus Tugas COVID-19 untuk menghindari duplikasi kegiatan di lapangan.

“Relawan perlu berkomunikasi baik dengan pemerintah, misalnya menanyakan mengapa pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM sudah sepuluh hari, tapi bantuan sosial tidak berkurang,” kata politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini. (PCB) yang terpilih kembali sebagai anggota DPR-RI periode 2019-2024 itu.

Sebelumnya, aktivis masyarakat Chris Budiharjo selaku moderator yang saat itu didaulat memimpin United Volunteers Against COVID-19 menyatakan, upaya penanggulangan pandemi COVID-19 tidak bisa digerakkan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan peran masyarakat luas. masyarakat.

“Pemerintah telah melakukan segala cara untuk menangani pandemi COVID-19. Tapi, tentu saja, pilihan pemerintah terbatas. Dalam hal ini, relawan perlu menutup celah-celah kesenjangan kekuasaan tersebut, ”katanya.

Ia menambahkan, sebagai amanah untuk memimpin relawan dalam memerangi COVID-19, ia dan tim kecil akan segera mengembangkan struktur dan manajemen yang sederhana, membuat call center untuk memfasilitasi komunikasi, dan mengasah program unggulan untuk jangka pendek hingga menengah.

Artikel sebelumyaDampak COVID-19, Pandeglang
Artikel berikutnyaKampanye Implementasi Protokol Kesehatan