Beranda Warganet Gubernur: 60 persen warga Jabar khawatir dengan pandemi

Gubernur: 60 persen warga Jabar khawatir dengan pandemi

Bandung (ANTARA) – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan 60 persen warga Jabar pernah mengalami tekanan psikologis, kecemasan, dan kecemasan akibat pandemi COVID-19.

Selain itu, ada 5.000 anak yatim dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena COVID-19.

“Kami memiliki statistik bahwa 60 persen warga khawatir dan khawatir selama pandemi ini. Selain itu, ada 5.000 anak yatim dan yatim piatu yang ditinggal orang tuanya akibat COVID-19. Ini juga harus menjadi masalah kita,” kata Ridwan Kamil setelah Acara bercakap-cakap dan Konsultasi dengan Psikolog Penyakit Jiwa di Kota Bandung, Sabtu.

Dia menghargai pergerakan titik koma melalui Titik koma dalam proyek yang memberikan penyuluhan kesehatan jiwa gratis kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi inisiatif Gerakan Titik Koma ini untuk menjangkau mereka yang mungkin mengalami stres, kebingungan, dan kecemasan melalui berbagai media,” katanya.

Menyikapi fenomena kesehatan jiwa ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bekerja sama dengan Gerakan Titik Koma untuk mengurangi depresi di masyarakat.

Pemprov Jabar sebelumnya juga punya program seluler Konsultasi “Favorit”, konsultasi di rumah sakit jiwa dan saluran panasserta desa kesehatan mental.

“Kami akan bekerja sama. Kami berharap ini akan membantu mengurangi tingkat depresi,” kata Emil Kang.

Kesehatan mental tidak hanya dialami oleh kalangan tertentu. “Dari anak-anak sampai pemimpin seperti saya juga ada masalah yang kadang tidak muncul karena situasi,” ujarnya *.

Artikel sebelumyaPanglima TNI Minta Sulut Tingkatkan Lacak Pelacakan COVID-19
Artikel berikutnyaPanglima TNI Pertimbangkan Vaksinasi Di Manado