Beranda Warganet Gugus tugas merekomendasikan penggunaan Care and Protect. "gelembung" di PON

Gugus tugas merekomendasikan penggunaan Care and Protect. "gelembung" di PON

Jakarta (ANTARA) – Gugus Tugas COVID-19 merekomendasikan penggunaan Aplikasi PeduliLindung dan Restricted Positioning System atau gelembung untuk mencegah penularan COVID-19 saat pelaksanaan PON XX di Papua.

“Dalam rekomendasi setebal 48 halaman ini, dijelaskan manfaat PeduliLindung kepada atlet, pelatih, ofisial, panitia penyelenggara PON XX dan awak media yang meliputnya,” kata juru bicara pemerintah dan Dubes Reis Broto Asmoro. dalam keterangan pers daring dari Kantor Presiden, Jakarta, Jumat.

Aplikasi PeduliLindung dapat digunakan oleh seluruh kontingen dan delegasi PON pada saat pemberangkatan ke Papua, kedatangan di Papua, keluar masuk tempat pertandingan, serta untuk menyimpan hasil tes COVID-19 saat melakukan perjalanan ke dan dari tempat tinggal atlet.

“Selain itu, Satgas telah menerapkan sistem gelembung atau lokasi terkait yang digunakan untuk mengurangi risiko penularan,” kata Reisa.

Dengan sistem ini, peserta tidak diperbolehkan melakukan kegiatan di luar ruang lingkup rencana aksi yang telah ditentukan, dan setiap peserta dalam gelembung pastikan Anda tidak memiliki kontak langsung dengan orang di luar area gelembung

Selain itu, semua perjalanan menggunakan transportasi disiapkan oleh penyelenggara di wilayah tersebut. gelembung

Reisa juga mengatakan, berdasarkan penjelasan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen Ganip Varsito, Satgas Perubahan Perilaku Gugus Tugas Covid-19 telah bekerja sama dengan dokter kesehatan olahraga, ilmuwan, kementerian. , dan instansi terkait.

“Karena, menurut Ketua Satgas, pada akhirnya menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten, dengan semangat gotong royong dan saling melindungi menjadi kunci agar pelaksanaan PON XX Papua dapat berjalan dengan baik. . Aman, sehat dan bebas dari penularan COVID-19,” ujar Reisa.

Keberhasilan PON XX Papua juga akan berkontribusi pada dorongan komunitas olahraga Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat menjadi tuan rumah acara internasional dengan mengendalikan COVID-19 dan berhasil melakukan vaksinasi.

“Kompetisi World Superbike 2021 rencananya akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dan tidak tertutup kemungkinan Grand Prix Moto GP 2022 akan digelar Maret mendatang,” kata Reisa.

Selain itu, Indonesia juga akan ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan KTT G20 tahun depan, setelah itu akan menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2023*.

Artikel sebelumyaGubernur Jawa Timur menghadiri pelantikan lima pejabat senior di Grahadi
Artikel berikutnyaPolisi Dittipideksus Buru Produsen Dolar AS Palsu