Beranda Warganet Humaniora mingguan, COVID-19 condong ke arah memprediksi pertumbuhan pengerdilan

Humaniora mingguan, COVID-19 condong ke arah memprediksi pertumbuhan pengerdilan

Jakarta (ANTARA). Berbagai berita kemanusiaan seminggu yang masih asyik dibaca, dari kasus COVID-19 hingga pembelian Noken di pinggir jalan oleh Presiden Jokovi dari ibu-ibu.

1. Kasus COVID-19 menurun, Lukhut mengingatkan bahwa seseorang tidak boleh puas dengan apa yang telah dicapai.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjayitan selaku koordinator pelaksanaan pembatasan kegiatan Masyarakat Jawa Bali (PPKM), meminta semua pihak untuk tidak santai dan tetap berhati-hati, meski jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih banyak. negara mengalami penurunan. …

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

2. Menko PMK: Stunting diproyeksikan meningkat di tiga provinsi.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendi mengatakan kejadian stunting di tiga provinsi akan meningkat. Ia juga mengatakan, secara nasional angka kejadian stunting pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 26,92 persen.

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

3. Vaksinasi pertama untuk asisten penyandang disabilitas mencapai 95 persen.

Kantor Pusat Khusus Presiden bidang sosial, Angki Yudhistia, melaporkan vaksinasi pertama penyandang disabilitas dan kawan-kawan di enam provinsi sudah mencapai 95 persen.

Enam provinsi yang melaporkan vaksinasi penyandang disabilitas adalah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DC Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

4. Para ahli memperkirakan bahwa gelombang ketiga COVID-19 akan terjadi pada tahun 2022.

Ahli virologi yang juga profesor di Universitas Udayana, Profesor Yi Gusti Ngurah Kade Mahardika, memprediksi gelombang ketiga kasus COVID-19 akan terjadi pada 2022.

“Saya bahkan bisa memprediksi jika melihat gambar tahun lalu, maka saya memprediksi ledakan lagi pada Januari-Februari 2022,” kata Mahardika.

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

5. Presiden membeli Noken di pinggir jalan dari Mamas.

Dalam perjalanan menuju hotel setibanya di Bandara Sentani, Papua, Presiden Joko Widodo mampir untuk membeli tas rajut khas Papua yang dikenal dengan sebutan mom-mama noken atau jualan wanita di Jalan Raya Hawai Sentani.

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

Artikel sebelumyaPekan, Pabrik Narkoba Ilegal Hingga Tuduhan Korupsi di Muara Enim
Artikel berikutnyaPekan, Ibukota Negara Baru PDIP di Patung Bung Karno