Beranda Warganet Imam Nuryavan menerima predikat Mahasiswa Berprestasi di IPB University 2021

Imam Nuryavan menerima predikat Mahasiswa Berprestasi di IPB University 2021

Jakarta (ANTARA) – Mahasiswa IPB University dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), Departemen Ilmu Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) R Imam Nuryavan dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi IPB University 2021.

Imam dalam keterangan tertulis dari IPB University di Jakarta, Rabu, mengatakan dirinya adalah sosok yang terkenal di berbagai kompetisi dan tak pernah puas mengakhiri perjuangannya. Hal ini dibuktikan dengan prestasi terbaru Imam pada tahun 2021.

Di tengah kesibukannya mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Mahasiswa Berprestasi tahun 2021, Imam berhasil meraih kemenangan. Sebutan Terhormat pada Model Internasional Jenewa PBB (GIMUN) GIMUN 2021 diadakan Universitas Jenewa dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB di Jenewa dihadiri oleh lebih dari 150 delegasi dari berbagai negara.

Tidak hanya itu, Imam juga membuat kemajuan dalam Model Perserikatan Bangsa-Bangsa Urios-Utrecht 2021 diadakan Asosiasi Riset untuk Hukum Internasional dan Eropa dan Universitas Utrecht… Imam meraih didelegasikan terbaik mengalahkan sekitar 80 delegasi dari berbagai negara. Beberapa delegasi bahkan mengejar gelar Master di Eropa, seperti Cambridge dalam Sustainability Leadership dan Utrecht University dalam Global Sustainability Science.

“Ini sedikit berbeda dengan kegiatan GIMUN 2021, di ajang Utrecht MUN 2021 saya mengalami beberapa tantangan yaitu di lingkungan digital. membagi dimana jaringan tidak mendukung kelancaran proses kompetisi mengingat saya berada di kampung halaman saya di Tasikmalaya. Tingkat persaingan sangat tinggi mengingat sebagian besar delegasi sangat berpengalaman. Mereka memiliki tingkat pendidikan dan kemampuan bahasa yang tinggi. penutur asli… Apalagi lombanya bertepatan dengan perayaan Idul Fitri, sehingga menjadi problem mind control sendiri,” ujar Imam.

Namun, terlepas dari banyak kendala tersebut, Imam mampu membuktikan bahwa ia bisa menorehkan prestasi gemilang bagi dirinya, keluarganya dan IPB University.

Ia menambahkan, prestasi bukan hanya dimaksudkan sebagai pengejaran gelar, piala atau piagam penghargaan, namun prestasi merupakan bentuk syukur terbaik atas potensi yang diberikan Tuhan dan bagaimana kita bisa belajar menjadi pemimpin yang menginspirasi dan melakukan yang terbaik. sikap.

“Jadikan keterbatasan sebagai penyebab kesuksesan, bukan sebaliknya. Insya Allah Iman dan keikhlasan akan menuntun upaya kita untuk mencapai cita-cita mereka,” ujarnya.

Imam diterima di IPB University melalui Departemen OSIS pada tahun 2018, yang menjadi titik awal untuk meraih berbagai prestasi di kampus impiannya. Sejak awal, Imam dikenal sebagai murid yang tidak hanya penuh prestasi, tetapi juga seorang organisator dan memiliki talenta seorang pemimpin. Aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam Bogor (HMI), Wakil Ketua Komunitas Diskusi IPB, Manajer Proyek Relawan ID, Presiden Yayasan Kembang Des, Koordinator Youth Center Priangan Timur dan Direktur Proyek. IAAS di Asia Pasifik. Bocah 21 tahun asal Tasikmalai, Jawa Barat ini saat ini duduk di semester enam. Imam dikenal sebagai orang yang ceria dan baik hati.

Artikel sebelumyaKelompok Sasaran COVID-19 Depok: Waspadai Penipuan Penjualan Tabung Oksigen
Artikel berikutnyaRekayasa Sosial di Tempat Umum oleh Polda Jambi untuk Tekan Penyebaran COVID-19