Beranda Hukum Jaksa menginterogasi mantan Bupati Karangasem atas tuduhan korupsi bertopeng

Jaksa menginterogasi mantan Bupati Karangasem atas tuduhan korupsi bertopeng

Karangasem (ANTARA) – Penyidik ​​Kejaksaan Negeri Karangasem (Kejari) Bali memeriksa mantan Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan masker.

“Ya, saksi mantan Bupati Karangasem yang diperiksa penyidik ​​saat memberikan keterangan kasus masker di wilayah Karangasem itu diperiksa hari ini,” kata Semara Putra, Kepala Intelijen Kejaksaan Negeri Karangasem I Deva. Gede. Pernyataan pers di Karangasem, Bali, Selasa.

Ia mengatakan, pemanggilan mantan Bupati Karangasem itu ke Kejaksaan Negeri Karangasem sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan masker pada tahun 2020 selama masa jabatannya.

Penyidik ​​juga mendalami dugaan korupsi pembelian masker dari Dinas Sosial Kabupaten Karangasem senilai Rp 2,9 miliar pada 2020.

Kasus dugaan korupsi pembelian masker dari dinas sosial Karangasem sudah 95 persen selesai. Selain itu, penyidik ​​dari Kejaksaan Negeri Karangasem bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung kerugian pemerintah.

“Ini 95 persen, dan kami koordinasikan atau penyidik ​​sepakat dengan BPCP untuk menentukan kerugian negara,” jelas Semara Putra.

Saat ini, penyidik ​​telah memeriksa 60 saksi. Mulai dari bagian perencanaan hingga mitra. “Sejauh ini sudah ada sekitar 60 saksi yang diperiksa penyidik ​​dari Kejaksaan Negeri Karangasem,” katanya.

Sebelumnya, Tim Penyidik ​​Kejaksaan Karangasem menggeledah kantor Dinas Sosial Karangasem dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem untuk mencari barang bukti. Penggeledahan di Dinas Sosial Karangasem berlangsung sekitar satu jam.

Dari penggeledahan, penyidik ​​menemukan dokumen terkait pembelian masker, mulai dari perencanaan hingga pendistribusiannya.

Selain itu, ia juga mewawancarai beberapa saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi topeng di dinas sosial Karangasem.

Artikel sebelumyaLayanan pengujian antigen dalam pesawat dibuka di bandara Juanda
Artikel berikutnyaWakapolda Banten pantau aktivitas para pedagang di pasar Baros