Beranda Warganet Kabupaten Mahulu masuk Zona Oranye COVID-19

Kabupaten Mahulu masuk Zona Oranye COVID-19

Samarinda (ANTARA) – Satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, yakni Mahakam Ulu, berubah status zona oranye setelah lebih dari sebulan kemudian seluruh wilayah provinsi Kalimantan Timur digabung dengan zona merah COVID-19.

Andi Muhammad Ishaq, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur mengatakan, saat ini baru 46 pasien Covid-19 yang masih dirawat di Regensi Mahakam Ulu.

“Secara umum penyebaran kasus pandemi COVID-19 di Kaltim terus menurun, hanya status zona oranye baru di kawasan Mahakam-Ulu yang berubah, sedangkan di sembilan kabupaten dan kota lainnya masih zona merah. ” kata Andi Muhammad Ishaq di Samarinda, Selasa.

Andi mengatakan penambahan 1.537 kasus untuk pemulihan harian pada Selasa (17/8), dan penambahan kasus sembuh terbesar terjadi di Kota Balikpapan, dengan tambahan kesembuhan sebanyak 691 kasus.

Penyembuhan tambahan terjadi di Berau (170 kasus), Kutai Barat – 26, Kutai Kartanegara – 141, Kutai Timur – 170, Mahakam Ulu – 14, Pasere – 104, Penajam Paser Utara – 58, Bontang – 114, dan Samarinda – 85.

Sementara itu, lanjut Andi, di antara kasus terkonfirmasi positif juga bertambah 923 kasus.

Andi menjelaskan, penambahan kasus positif terjadi di Berau yaitu 127 kasus, Kutai Barat 85 kasus, Kutai Kartanegara 235 kasus, Kutai Timur 104 kasus, Pasere 63, Penajam Utara, Paser 20, di Balikpapan – 139, di Bontang – 76 dan di Samarinda – 74..

“Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 141.796 kasus, sedangkan kasus yang dinyatakan sembuh sebanyak 123.297 kasus,” kata Andi.

Andi menambahkan ada penambahan 52 kasus, dengan rincian di Berau 5, Kutai Barat 4, Kutai Kartanegara 6 kasus, Kutai Timur 8 kasus, Paser 3, Balikpapan 21, Bontang 4 dan Samarind 1 kasus.

“Total kasus COVID-19 yang meninggal di Kaltim sebanyak 4.577,” jelas Andi.

Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim per 17 Agustus 2021 sebanyak 13.922 pasien Covid-19 masih dirawat baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Artikel sebelumyaBantuan sosial menjadi secercah harapan di tengah pandemi COVID-19
Artikel berikutnyaAnggota DNRD mengajak warga untuk membagikan merah putih di pulau Tolinggula