Beranda Nusantara Kapuas Kalteng merundingkan status tanggap banjir

Kapuas Kalteng merundingkan status tanggap banjir

Keputusan itu diambil karena 21 desa dari enam kabupaten di Kapuas terkena banjir dengan ketinggian debit rata-rata 40-172 cm.

Kuala Kapuas (ANTARA) – Pemerintah Daerah Kapuas di Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status tanggap darurat banjir untuk wilayah tersebut.

“Kami sebelumnya menetapkan status siaga bencana, dan kemarin sore ditingkatkan menjadi tanggap darurat bencana alam,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuasa Panahatan Sinaga di Kuala Kapuas, Sabtu.

Keputusan itu diambil karena 21 desa dari enam kabupaten di Kapuas terkena banjir dengan ketinggian debit rata-rata 40-172 cm, kondisi ini terkait dengan curah hujan sedang hingga tinggi.

Enam kecamatan di hulu Kapuas terendam banjir, antara lain Kapuas Hulu, Mandau Talawang, Pasak Talawang, Kapuas Tengah, Timpa dan Mantangai.

Korbannya adalah 3.013 keluarga (KK) atau 9.224 orang. Sementara itu, 1.729 rumah terendam banjir, 35 institusi pendidikan, 7 institusi kesehatan, 33 rumah ibadah, 37 bangunan umum dan 47 titik akses terendam banjir.

Banjir yang melanda Kapuas hulu sejak 9 November 2021 hingga saat ini akibat curah hujan tinggi hingga sedang menyebabkan DAS Kapuas meluap, membanjiri beberapa desa di wilayah setempat. persegi.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Capua, negara bagian La Lina yang berdampak negatif terhadap bencana alam seperti banjir, masih berlangsung dan diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun 2022 mendatang,” ujarnya.

Diharapkan dengan peningkatan status ini di masa mendatang, ia dapat secara optimal mengatasi masyarakat yang terkena bencana di daerahnya, atau melalui fasilitas kesehatan, memberikan bantuan sembako dan lain-lain.

“Kami sekali lagi menghimbau kepada warga Kapuas yang wilayahnya rawan banjir untuk selalu waspada,” kata Panahatan Sinaga.

Artikel sebelumyaBavaslu Menghargai Simulasi Pemungutan Suara Penyederhanaan Pemungutan Suara
Artikel berikutnyaDenmark mendukung peran strategis Indonesia sebagai Presiden G20