Beranda Hukum Kejaksaan Agung minta dorong fungsi legal audit

Kejaksaan Agung minta dorong fungsi legal audit

Jakarta (ANTARA) – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta Kejaksaan Negeri mengintensifkan fungsi uji tuntas keperdataan dan administrasi publik untuk menutup celah potensi korupsi dan mencegah korupsi.

“Sebagai tindakan pencegahan, aparatur sipil dan pemerintah secara aktif berkontribusi dan memberikan arahan dalam penyusunan perjanjian kerja sama sehingga risiko yang ditimbulkan oleh perjanjian yang lemah dapat dihindari,” kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu.

Fungsi hukum pemeriksaan di bidang perdata dan administrasi diatur dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 10 Tahun 2020.

Menurut Burkhanuddin, saat ini, fungsi sipil dan administrasi negara yang paling dominan adalah bantuan hukum dan opini hukum.

Untuk itu, Burkhanuddin berpendapat bahwa fungsi legal audit harus lebih digalakkan, ini merupakan proses yang berkelanjutan dimana fungsi lembaga penegak hukum sangat masif dilaksanakan khususnya di bidang korupsi.

“Tapi kita juga harus bisa menentukan apa yang menyebabkan kebocoran itu pecah,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Burkhanuddin, melakukan legal audit bisa menutup celah potensi korupsi.

“Ini salah satu upaya kita untuk mencegah korupsi,” kata Burhanuddin.

Artikel sebelumyaKekurangan darah, PMI Majalengka hanya memenuhi separuh permintaan rumah sakit.
Artikel berikutnyaKampanye Sasude Canoe untuk Mengembalikan Fungsi Sungai Delhi