Beranda Warganet Ketua: PPKM Mikro dan "karantina" tidak perlu bertentangan

Ketua: PPKM Mikro dan "karantina" tidak perlu bertentangan

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menyatakan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro (PPKM Mikro) dan karantina memiliki esensi yang sama, sehingga tidak perlu bertentangan.

Menurut Presiden, PPKM Mikro dan karantina– tindakan mencegah orang masuk atau keluar tempat tertentu dan membatasi aktivitas di tempat umum – memiliki esensi yang sama, yaitu membatasi aktivitas masyarakat dalam rangka pengendalian laju penularan COVID-19.

“Saya sampaikan bahwa PPKM Mikro dan karantina memiliki esensi yang sama yaitu pembatasan kegiatan sosial, karena hal ini tidak perlu dipermasalahkan,” katanya, Rabu di Istana Kepresidenan Bogor.

Ia mengatakan jika kebijakan PPKM Mikro berhasil, penyebaran COVID-19 dapat dikendalikan.

Namun, menurut presiden, PPKM Mikro saat ini belum sepenuhnya dilaksanakan, di beberapa tempat masih bersifat sporadis.

“Untuk itu saya meminta kepada Gubernur, Bupati dan Walikota untuk meningkatkan komitmennya dalam meningkatkan PPKM Mikro, mengoptimalkan pesan-pesan COVID-19 yang dihasilkan di setiap desa/kelurahan Kelurakhan,” ujarnya.

Pemerintah telah menjajaki berbagai opsi untuk memerangi COVID-19, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, sosial, politik di dalam negeri dan pengalaman negara lain.

Menurut Presiden, kebijakan PPKM Mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk mengendalikan laju penularan COVID-19.

“Mengapa pemerintah memilih PPKM Mikro? Pemerintah meyakini PPKM mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat di lingkungan saat ini karena bisa berjalan tanpa menghentikan perekonomian rakyat,” ujarnya.

Artikel sebelumyaPanglima TNI-Kapolri Pantau Invasi Vaksinasi Pelindo II
Artikel berikutnyaKebijakan ganjil genap untuk kendaraan bermotor terus berlanjut di Kota Bogor.