Beranda Trending Kipas "Cumi-cumi" kritik beberapa terjemahan yang salah

Kipas "Cumi-cumi" kritik beberapa terjemahan yang salah

Jakarta (ANTARA) – Beberapa penonton The Squid Game yang fasih berbahasa Inggris dan Korea mengkritik terjemahan tayangan tersebut.

Mereka mengira penerjemah telah salah mengartikan apa yang sebenarnya dikatakan oleh para aktor Squid Game.

Dikutip dari Fox News, Kamis, salah satu kritikus atas kesalahan terjemahan itu adalah Yongmi Meier, pembawa acara podcast Feeling Asian. Dia mengatakan di TikTok-nya bahwa ada kesalahan terjemahan ketika karakter Han Mi-nyo mencoba meyakinkan pemain lain untuk bekerja sama dengannya.

Subtitle mengatakan, “Saya bukan seorang jenius, tetapi saya masih melakukannya,” dia sebenarnya berkata, “Saya sangat pintar. Saya hanya tidak memiliki kesempatan untuk belajar, ”katanya.

Video yang diunggah Yungmi pun memicu kontroversi terkait serial tersebut. Banyak orang berpikir bahwa Netflix sengaja mengecualikan kata-kata kotor dan tidak senonoh untuk mengubah makna adegan.

Salah satu adegan, yang juga banyak dikritik karena terjemahan yang salah, ada di episode pertama.

Dalam adegan ini, boneka Squid Game yang ikonik menyanyikan sebuah lagu yang sebenarnya berarti “Hari Mekar Bunga Mugunghwa”, yang merupakan nama permainan dalam bahasa Korea.

Namun, teks terjemahan menerjemahkan lagu tersebut sebagai “Lampu Merah, Lampu Hijau” dan dinamai berdasarkan permainan anak-anak yang dimainkan dalam serial tersebut.

Dalam hal debat, penerjemah Denise Cripper mengatakan setiap saluran atau platform terbatas pada pedoman spesifiknya sendiri untuk tautan linguistik dan budaya yang menyinggung.

“Industri audiovisual berkembang pesat, time is money di televisi, sehingga penerjemahan bisa dilakukan dengan cepat,” kata Denis.

Selain itu, Denise juga menjelaskan pembatasan penerjemahan dan subtitle untuk televisi. Artinya penerjemah tidak bisa menerjemahkan terlalu lama.

“Terjemahan audiovisual, khususnya subtitle dibatasi oleh ruang layar. Kebanyakan, subtitle tidak lebih dari dua baris. Itu bahkan lebih sedikit karakternya daripada tweet,” jelasnya.

Artikel sebelumyaRumah Justin Timberlake dan Jessica Biel dijual seharga Rs 498 miliar
Artikel berikutnyaUntuk menyembunyikan Mukomuko-Bengkulu itu perlu "penampungan" tsunami