Beranda Nusantara KLHK menginformasikan tentang langkah-langkah penting setelah memilah sampah di rumah

KLHK menginformasikan tentang langkah-langkah penting setelah memilah sampah di rumah

Upaya memilah sampah dari rumah dan dari sumber ini sudah menjadi kebutuhan, sudah menjadi kebiasaan. Jadi kalau di proses di hilir akan lebih mudah

Jakarta (ANTARA) – Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Novrizal Tahar mengatakan, ketika masyarakat memilah sampah di rumah, sebaiknya dilakukan langkah-langkah agar tidak tercampur kembali saat pengumpulan.

“Upaya memilah sampah dari rumah, dari sumbernya sudah menjadi kebutuhan, sudah menjadi kebiasaan. Jadi kalau nanti didaur ulang akan lebih mudah,” ujarnya dalam diskusi virtual di Festival Peduli Sampah Nasional 2021, disaksikan secara virtual dari Jakarta, Rabu.

Namun, kata dia, proses pemilahan tidak berakhir di rumah karena kemungkinan akan terjadi pencampuran ulang sampah yang telah dipilah oleh pengawas angkutan.

Untuk itu, ia menyarankan untuk membawa sampah yang telah dipilah ke tempat sampah terdekat atau pabrik daur ulang. kurangi penggunaan kembali resirkulasi (TPS3R). Anda juga dapat menggunakan jasa wirausaha sosial yang mengkhususkan diri dalam pengumpulan bahan daur ulang.

“Jadi kalau sudah buang sampah di rumah, kalau petugas kebersihan belum menentukan jadwal pengangkutan tersendiri, tidak usah ditaruh di depan, bawa ke tong sampah,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, ia menjelaskan bahwa sektor pengelolaan sampah Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya perusahaan yang menyatakan komitmennya terhadap pengelolaan limbah, termasuk berpartisipasi dalam penarikan produk sebagai bagian dari tanggung jawab produsen yang diperluas (tanggung jawab produsen yang diperluas/ EPR).

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi semakin banyaknya inovasi dan inisiatif dari masyarakat dengan bertambahnya jumlah tong sampah dan TPS3R, serta tumbuhnya jumlah wirausahawan sosial yang terlibat dalam pengelolaan sampah, ujar Novrizal Tahar.

Artikel sebelumyaSeekor harimau sumatera terlihat oleh warga di jalan Bener-Meria-Aceh.
Artikel berikutnyaDi Bener-Meria-Aceh, 34 hektar hutan pinus dan lahan pertanian dibakar