Beranda News Komisi II DPR: Siapkan skenario pemilu jika pandemi belum berakhir

Komisi II DPR: Siapkan skenario pemilu jika pandemi belum berakhir

Jakarta (ANTARA) – Lukman Hakim, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, meminta Komisi Pemilihan Umum (CPU) menyusun skenario prediktif jika pandemi COVID-19 tidak berakhir pada jadwal dan tahapan pemilu. pemilihan umum 2024. …

“Kita semua tentu berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir. Namun, jadwal tahapan pemilu 2024 harus disiapkan untuk skenario proaktif jika pandemi tidak berakhir,” kata Lukman kepada ANTARA. Jakarta, Kamis.

Dia percaya bahwa CPU harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, KPU dan Bawaslu harus menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk semua kegiatan berdasarkan aturan dan protokol kesehatan yang membatasi.

Langkah itu, kata dia, dirancang untuk melindungi jajaran KPU-Bawaslu dari bahaya COVID-19, dan diperlukan untuk mengurangi risiko penularan COVID-19, untuk itu harus dilakukan persiapan yang matang.

Kedua, Luckman meminta KPU menyiapkan terobosan aturan penyelenggaraan pemilu menggunakan teknologi informasi, seperti mencari celah dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu agar bisa menggunakan teknologi informasi sebagai pengganti kegiatan yang sebelumnya mengandalkan rakyat.

“Mulai pendaftaran parpol, verifikasi dan penetapan peserta pemilu, penetapan daftar pemilih, dan penghitungan suara berdasarkan hasil pemilu,” ujarnya.

Politisi PKB itu menjelaskan poin ketiga: KPU bisa berinisiatif mengajukan Perppu kepada presiden untuk mengubah beberapa pasal teknis yang menghambat.

Langkah ini, kata dia, dilakukan jika UU Pilkada tidak memberikan celah yang cukup untuk pelaksanaan jadwal pemilu 2024 dan tahapan di masa pandemi COVID-19.

“Usulan Perppu ini melibatkan sejumlah perubahan teknis, seperti jadwal dan penghitungan Tempat Pemungutan Suara (TPS),” katanya.

Lukman mengatakan Komisi II DPR akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) untuk menyepakati jadwal pertemuan dengan mitra kerja, termasuk penyelenggara pemilu, terkait persiapan pemilu 2024.

Menurut dia, pertemuan tersebut akan dilakukan setelah pembukaan masa sidang pertama sidang 2021-2022 yang akan dimulai pada 16 Agustus 2021.

Artikel sebelumyaKota Depok berada di zona transmisi oranye COVID-19
Artikel berikutnyaPAEI Lampung Sebut Deteksi Dini Ditingkatkan Untuk Lawan COVID-19