Beranda Warganet Masyarakat menghargai pengabdian masyarakat Pusat Pembelajaran Penanggulangan Bencana.

Masyarakat menghargai pengabdian masyarakat Pusat Pembelajaran Penanggulangan Bencana.

Jakarta (ANTARA) – Masyarakat mengapresiasi pelayanan publik Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB) BNPB.

Hal ini berdasarkan hasil kajian indeks kepuasan penduduk terhadap pelayanan Pusdiklat PB selama dua periode yaitu 2020 dan 2021.

Kepala Pusat Diklat BNPB PB, Burton Suar Pelita Panjayitan, dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu di Jakarta, mengatakan survei tersebut bertujuan untuk mengukur kepuasan layanan melalui penilaian masyarakat terhadap efektivitas penyelenggaraan pendidikan teknis dan penanggulangan bencana. layanan pelatihan dan akreditasi layanan pelatihan teknis di bidang penanggulangan bencana.

“Melalui penilaian ini, merupakan upaya untuk meningkatkan penyedia layanan sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat sebagai penerima layanan,” katanya.

Ia mengatakan skor dalam survei terkait Diklat Penanggulangan Bencana periode Januari hingga Juni 2021 yang melibatkan 79 alumni sebagai responden, serta pelatihan teknis dan penanggulangan bencana dari Oktober hingga Juni. Desember 2020 dengan tiga responden dari organisasi penyelenggara Pelatihan publik.

Selain itu, penilaian mencakup beberapa metrik, antara lain penanganan pengaduan, sarana, prasarana, dan produk layanan.

Ia menjelaskan, rata-rata skor kedua layanan tersebut menghasilkan skor di atas 3,0 atau termasuk dalam kategori “baik”.

Survei yang dilakukan Pusdiklat BNPB PB, lanjutnya, mengacu pada tahapan survei kepuasan penduduk berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayaan Pemerintah dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Penduduk Bagi Penyelenggara Pelayanan Publik . …

Burton menambahkan, pelayanan publik, khususnya yang terkait dengan Pusdiklat PB, harus mendapat perhatian dan perlakuan serius dari seluruh aparatur. Hal ini tidak terlepas dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, setiap penyelenggara pelayanan publik wajib menilai kinerja para pelaksana dalam organisasi secara berkala dan berkesinambungan.

Sementara hasil survei menunjukkan kinerja yang baik untuk dua layanan yang disurvei, katanya, Pusdiklat BNPB PB akan menindaklanjuti hasil tersebut.

“Tindakan lanjutan ini akan dijadikan pedoman dalam pengambilan kebijakan agar kualitas layanan pendidikan dan pelatihan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Artikel sebelumyaDinas Kehutanan Kalteng Perketat Pengendalian Kayu Ilegal di Sekat Barito
Artikel berikutnyaJaksa telah merujuk tersangka kasus korupsi pupuk ke Polda Sumut.