Beranda Nusantara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Generasi Muda Berperan Penting dalam Menanggulangi Perubahan...

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Generasi Muda Berperan Penting dalam Menanggulangi Perubahan Iklim

meningkatkan komitmen terhadap Indonesia melalui program, strategi dan aksi

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Nurbaya menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam agenda perubahan iklim dan memuji langkah aktif mereka dalam berbagai upaya pengendalian, terutama dalam pencarian sumber energi baru dan terbarukan. EBT).

“Sebagai generasi muda yang akan menjadi tenaga kerja di era transisi energi ke emisi nol bersih Pada tahun 2060, generasi muda akan kritis dalam mempercepat transisi tenaga kerja dari bahan bakar fosil ke bahan bakar nuklir, ”kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota, menurut pernyataan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. di Jakarta, Kamis.

Berbicara dalam diskusi virtual tentang tekad pemuda Indonesia untuk memperkuat energi bersih dan aksi memerangi perubahan iklim, Rabu (10,06), City menjelaskan bahwa agenda perubahan iklim sangat penting bagi Indonesia.

Hal ini untuk memenuhi Pasal 28H UUD 1945, yang menyatakan bahwa negara harus menyediakan kehidupan dan lingkungan yang layak bagi warganya, yang merupakan alasan utama di balik komitmen Indonesia terhadap perubahan iklim.

Dia menjelaskan bahwa dalam dokumen yang diperbarui Kontribusi yang ditentukan secara nasional (NDC) Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan ambisinya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2030.

Target tersebut direncanakan akan tercapai dengan mencapai puncak penurunan emisi gas rumah kaca nasional pada tahun 2030 yang melibatkan kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (kehutanan dan penggunaan lahan lainnya/ FoLU) telah mencapai status wastafel bersih atau penyerapan karbon murni.

Sektor FoLU diproyeksikan berkontribusi hampir 60 persen dari keseluruhan target pengurangan gas rumah kaca yang ingin dicapai Indonesia. Komitmen ini disertai dengan informasi rinci dalam dokumen “Strategi jangka panjang untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim pada tahun 2050” (LTS-LCCR 2050).

“Dokumen NDC yang diperbarui menunjukkan komitmen Indonesia yang terus tumbuh melalui program, strategi dan aksi dalam elemen mitigasi, adaptasi, kerangka transparansi dan dukungan implementasi. Sedangkan dokumen LTS-LCCR 2050 memberikan arahan bagi visi berkelanjutan Indonesia untuk jangka panjang dan mencapai keseimbangan antara pengurangan emisi gas rumah kaca di masa depan dan pembangunan ekonomi,” ujar City.

Artikel sebelumyaTiga mantan teman untuk membentuk grup baru yang dijalankan oleh Big Planet Made
Artikel berikutnyaSaksikan penampilan burung cendrawasih pemalu di habitat aslinya.