Beranda Nusantara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Pendidikan lingkungan terintegrasi ke dalam sekolah dan...

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Pendidikan lingkungan terintegrasi ke dalam sekolah dan masyarakat

Hal ini merupakan indikator bahwa pendidikan lingkungan pada hakekatnya terintegrasi baik ke dalam sekolah formal maupun lingkungan masyarakat.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Nurbaya mengatakan pendidikan lingkungan pada dasarnya terintegrasi antara sekolah formal dan masyarakat, dan perlu dikembangkan metode yang tepat untuk itu.

“Menggabungkan agenda dengan program penghargaan Adiwiyata dan Green Leaders Indonesia merupakan indikasi bahwa pendidikan lingkungan pada dasarnya terintegrasi baik ke sekolah formal maupun masyarakat,” jelas Siti Nurbaya pada Anugerah Nasional 2021 dan Penghargaan Mandiri Adiwiyata Awards di Jakarta, Jumat.

Untuk itu, kata City, teknik dan metode perlu dikembangkan. jembatan atau jembatan antara yang benar dan yang sempurna.

Ia menyebutkan, prestasi para pemenang kompetisi Adiwiyata, seperti reklamasi lahan, biopori, daur ulang, dan lain-lain, dapat dikaitkan dengan pengurangan emisi gas rumah kaca dan diatasi dengan Gerakan Belajar Bebas yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan. , Riset dan Teknologi. (Kemendikbudristek).

Dalam kesempatan ini, Pemkot meminta pemangku kepentingan Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Teknologi serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk duduk bersama membahas berbagai penyesuaian dan mengembangkan metode yang tepat.

“Jadi di daerah yang sudah bagus ini menjadi lebih menarik bagi remaja dan generasi muda, dan menjadi jelas dan jelas untuk apa, bagaimana lingkungan dan bagaimana mengantisipasi perubahan iklim kita dan, tentu saja, untuk reputasi Indonesia di masa depan. mata dunia,” kata City.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyerahkan Penghargaan Adiviyat Mandiri kepada 77 sekolah dan Penghargaan Adiviyat Nasional 2021 kepada 344 sekolah yang diyakini telah melakukan upaya peningkatan pendidikan lingkungan.

Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia yang sadar dan berbudaya lingkungan.

Hal ini dibuktikan dengan warga sekolah yang ramah terhadap lingkungan dan berhasil meningkatkan kualitas lingkungan baik di sekolah itu sendiri maupun di sekitarnya.

Artikel sebelumyaMenteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Pemuda berperan penting dalam perlindungan lingkungan
Artikel berikutnyaLee Jae Hoon dan Goo Kyo Hwan diundang untuk membintangi sebuah film "Pelarian"