Beranda Warganet PLN berupaya atasi pemadaman listrik akibat longsor di Madinah

PLN berupaya atasi pemadaman listrik akibat longsor di Madinah

Medan (ANTARA) – PT PLN (Pursero) berupaya mengatasi pemadaman listrik akibat banjir dan longsor di Padang Sidempuan dan Kabupaten Mandaling Natal (Madina), yang menyebabkan puluhan menara transmisi listrik ambruk.

“Saya mohon maaf kepada seluruh warga yang mengalami pemadaman listrik,” kata Direktur Utama PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung dalam keterangan tertulis, Kamis.

Pandapotan mengatakan, proses renovasi terhenti karena kondisi di lokasi bencana masih terkena hujan deras dan akses jalan masih tertutup longsor.

“Kami berharap seluruh warga tetap bersabar dan berharap pelanggaran ini segera diselesaikan oleh jajaran PLN, dan kami berdoa agar bencana ini segera teratasi,” ujarnya.

Menurut informasi dari PLN UP3 Padang Sidempuan Kota pada tanggal 18 Desember 2021 pukul 20.00 WIB, 454 gardu distribusi dan 30.195 pelanggan terdampak,

Selain itu, aset PLN rusak berat, seperti tiang tumbang dan patah, pohon tumbang ke kabel HUTM dan putus, dan beberapa struktur jaringan rusak/miring. Atas kejadian tersebut, PLN UP3 Padang Sidempuan Kota segera merespon dengan membenahi gangguan listrik di wilayah kerjanya.

Manajer PLN UP3 Padang Sidempuan Yusuf Hadianto mengatakan 61 petugas PKLN dan 2 kendaraan disiagakan. mengetuk untuk mempercepat pemulihan dari pemadaman listrik yang disebabkan oleh banjir dan tanah longsor.

Sementara itu, beberapa akses jalan masih tertutup longsor di Kabupaten Madinah. Hal ini menjadi kendala bagi pegawai PLN untuk memperbaiki jaringan distribusi.

Sebanyak 40 tower HUTM tersapu banjir dan tidak bisa diperbaiki. Saat ini, sebagian aliran listrik untuk warga Madinah terputus akibat manuver dari Provinsi Sumatera Barat (Sumatera Barat). Upaya ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pemadaman pelanggan di daerah tersebut. *

Artikel sebelumyaBabi mati mendadak di Maua Hiliya Agam saat dinyatakan positif flu babi Afrika
Artikel berikutnyaKabupaten Bogor berhasil membangun 33 jembatan dalam setahun