Beranda Hukum Polisi Mageta sedang menyelidiki penyebab bus jatuh ke jurang, menewaskan 7 orang.

Polisi Mageta sedang menyelidiki penyebab bus jatuh ke jurang, menewaskan 7 orang.

Polisi Mageta sedang menyelidiki penyebab bus jatuh ke jurang, menewaskan 7 orang.

Magetan (ANTARA). Polisi Mageta menyelidiki penyebab bus Semeru Putra Transindo jatuh ke jurang di Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu, hingga menewaskan tujuh orang.

Kasat Lalu Lintas Polres Mageta AKP Trifona Situmorang mengatakan, diduga bus bernomor polisi H-1470-AG itu mengalami rem blong. Sehingga sopir hilang kendali saat bus melaju menuruni tanjakan terjal menuju lokasi wisata di Telaga Sarangan. Bus tersebut kemudian menabrak besi pembatas jalan dan jatuh ke jurang.

“Diduga ada masalah pada rem karena kami sudah mengecek apakah ada bagian rem yang rusak,” kata AKP Trifon kepada wartawan di Magetan, Minggu.

Kecelakaan tunggal ini dilaporkan menewaskan tujuh orang, termasuk sopir bus. Jenazah dievakuasi ke kamar mayat RS dr Sayidiman Magetan. Enam dari tujuh korban tewas adalah warga Manyaran, Semarang.

Sementara itu, para korban yang mengalami luka berat dan sedang dibawa ke RSUD dr Sayyidiman dan Puskesmas Plaosan untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut informasi, Bus Transindo Semeru Putra mengangkut rombongan wisatawan dari kawasan RT 5/RW 2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang hendak menuju Telaga Sarangan Magetan. Rombongan wisatawan meninggalkan Semarang dengan dua bus yang berjumlah 80 orang.

Bus lain berhasil tiba di Telaga Sarangan, Magetan. Sementara bus malang lainnya mengalami kecelakaan, jatuh ke jurang. Sekitar 50 penumpang berada di dalam bus saat kejadian.

Proses evakuasi korban yang dilakukan pasukan gabungan sempat tertunda karena kondisi bangkai bus yang jatuh ke jurang sedalam sekitar 20 meter.

Selain evakuasi, petugas juga mendata korban meninggal dan luka-luka yang sedang dirawat.

Polres Mageta dibantu Kodim Magetan, PMI dan BPBD setempat juga berencana menggunakan crane untuk mengangkat rongsokan bus dari jurang. Kasus kecelakaan masih ditangani oleh bagian lalu lintas Polres Magetan.

Artikel sebelumyaCapolrestabes Palembang mengimbau penyelenggara konser untuk mengikuti aturan
Artikel berikutnyaItera: Situs Pugung Raharjo bisa menjadi taman bumi dan astrowisata.