Beranda Hukum Polisi memperingatkan warga untuk tidak menggunakan gempa Chianjur untuk konten media sosial

Polisi memperingatkan warga untuk tidak menggunakan gempa Chianjur untuk konten media sosial

Polisi memperingatkan warga untuk tidak menggunakan gempa Chianjur untuk konten media sosial
Kami akan perintahkan masyarakat hanya melalui lokasi tenda pengungsian saja untuk merasa puas.

Bandung (ANTARA) –

Kepolisian Daerah (Polda) Jabar mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan kondisi kerusakan permukiman atau longsor akibat gempa di Kabupaten Sianjur, Jawa Barat untuk membuat konten media sosial (medsos).
Kapolda Jabar Kompol Paul Ibrahim Tompo mengatakan, banyak warga yang membuat konten di media sosial hanya mencari popularitas tanpa ikut membantu korban. Selain itu, menurutnya, mobilisasi pegawai Kementerian Darurat terhambat oleh aktivitas pembuatan konten di jejaring sosial.
“Kami akan menghukum orang yang melewati tenda pengungsian hanya untuk membuat konten yang hanya akan menambah masalah,” kata Ibrahim dalam keterangannya di Bandung, Jawa Barat, Minggu.
Menurutnya, sangat disayangkan ketika saudara-saudara kita membutuhkan pertolongan pasca gempa yang mengakibatkan korban jiwa, namun di sisi lain ada pihak yang memanfaatkan keadaan ini untuk popularitas.
Dia mengatakan, petugas di lapangan selalu menginterogasi dan menghukum pengendara ketika berhenti di daerah yang terkena bencana alam.
Penyebabnya, menurut dia, masyarakat yang tiba di lokasi bencana di area posko pengungsian dan di lokasi longsor menimbulkan kemacetan lalu lintas.
“Kami berharap kesadaran masyarakat yang memanfaatkan situasi ini untuk membuat konten agar tidak membuat konten tersebut, dan lebih baik berpartisipasi langsung bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Hingga hari ke-13 pascagempa, pemerintah Kabupaten Chanjur (Pemkab) mencatat 334 orang tewas, dan delapan orang masih dalam pencarian. Kemudian gempa bermagnitudo 5,6 juga menyebabkan 104.000 warga Chanjur mengungsi ke 224 posko pengungsian terpusat dan mandiri.

Artikel sebelumyaHujan abu vulkanik di kawasan Apelgading Malang akibat erupsi Semeru.
Artikel berikutnyaKendaraan berukuran besar dipindahkan ke jalan tol Bogor-Sukabumi yang rusak akibat longsor.