Beranda Hukum Polisi menyita 25 sepeda motor curian dari rumah kontrakan

Polisi menyita 25 sepeda motor curian dari rumah kontrakan

Bekasi (ANTARA) – Polda Metro Jaya menyita 25 unit sepeda motor hasil curian dari sebuah rumah kontrakan di Desa Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Kami telah menahan satu penjahat dengan 25 sepeda motor curian. Ini kelompok Lampung,” kata Kapolres Metro Bekasi Kompol Aloisius Suprijadi saat menyelesaikan kasus di Polres Bekasi Kota, Selasa.

Kapolres Metro Bekasi Kompol Aloisius Suprjadi menyerahkan barang bukti pencurian sepeda motor saat membeberkan kasus tersebut ke Polres Bekasi Kota, Selasa. (ANTARA/Pradita Kurniavan Syah).

Dikatakannya, satu pelaku berhasil ditangkap, yakni R.M., sedangkan pelaku lainnya berhasil kabur dan masuk dalam daftar buronan oleh petugas kepolisian (DPO).

Aloysius mengakui pengungkapan kasus ini terkait laporan korban pencurian mobil yang terjadi di kawasan Kota Bekasi pada Senin (27 September) malam. Korban yang memarkir sepeda motornya di depan wisma kaget melihat mobilnya sudah tidak ada.

“Kemudian korban melaporkan kasus ini ke Polsek Bekasi Timur. Sejak GPS dipasang di sepeda motor korban, kami melacaknya,” ujarnya.

Menurut dia, dari hasil penelusuran, diketahui sepeda motor korban ditemukan di kawasan Ravalumbu. Polisi kemudian menggeledah salah satu rumah kontrakan dan menemukan sepeda motor korban.

Saat ini, polisi menangkap pelaku RM yang mengaku mencuri sepeda motor dengan kunci T. Dari keterangan pelaku, polisi menemukan 25 sepeda motor hasil curian.

“Kami masih mengembangkan tindak pidana pelaku kejahatan, termasuk mencari keberadaan pelaku kejahatan lainnya,” ujarnya.

Selain 25 sepeda motor, petugas menyita sejumlah barang bukti kejahatan yang dilakukan pelaku, antara lain gagang besi dengan salah satu sisi yang dimodifikasi, alat pembuka penutup magnet mobil, kunci kontak, beberapa plat nomor mobil, obeng dan tang. .

Penyerang didakwa berdasarkan Pasal 363 KUHP tentang pencurian kargo untuk meminta pertanggungjawaban atas tindakannya. Pelaku divonis tujuh tahun penjara.

Terungkapnya kasus pencurian sepeda motor ini diketahui viral di media sosial dengan diunggahnya video yang memperlihatkan warga membantu petugas memindahkan sepeda motor curian dari rumah kontrakan yang dijadikan gudang.

Artikel sebelumyaPemerintah Provinsi Aceh meraih Parahita Ekapraya Prize pada tahun 2021.
Artikel berikutnyaBakamla menawarkan kerja sama dengan Penjaga Pantai Singapura