Beranda Warganet Puluhan mahasiswa terjebak di Gunung Konave setelah merah putih dibangkitkan.

Puluhan mahasiswa terjebak di Gunung Konave setelah merah putih dibangkitkan.

Pelajar alam harus menyeberangi 3 sungai

Kendari (ANTARA) – Puluhan pelajar pecinta alam terjebak di Gunung Ingredigedo, Desa Ulu Benua, Kawasan Ingedo, Kabupaten Konave, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat hendak pulang usai mengibarkan bendera merah putih memperingati HUT ke-76. ulang tahun. Hari Jadi Republik Indonesia.

Ketua Basarnas Kendari Aris Sofinghi melalui rilis Humas Basarnas Kendari, Selasa malam, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dari petugas BPBD setempat bernama Abel.

“Pukul 20.00 WITA, kami mendapat informasi dari Pak Abel pegawai BPBD Konawe yang melaporkan bahwa telah terjadi kondisi berbahaya bagi manusia (KMM) yaitu seorang mahasiswa pecinta alam terjebak di Gunung Ingegedo setelah mengibarkan bendera di gunung, “- katanya. …

Menurut dia, korban yang terjebak diperkirakan mencapai 30 orang. Pihaknya mengaku akan melakukan evakuasi mengingat kondisi hujan dan logistik yang sudah habis.

Berdasarkan laporan, pada pukul 20.15 WITA, tim penyelamat dari Search and Rescue Authority (BCP) Kendari dikerahkan ke lokasi untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

“Jaraknya sekitar 56 km, cuacanya hujan,” katanya.

Aris menuturkan, pada 16 Agustus 2021 pukul 15.00 WITA, sekitar 30 mahasiswa pecinta alam berangkat ke Gunung Ingedo untuk mengibarkan bendera pada 17 Agustus 2021.

Namun, setelah menaikkan dan menurunkan bendera, para siswa tidak dapat kembali ke rumah karena hujan lebat, dan sungai meluap.

“Perhatikan jalur menuju lokasi bagi pecinta alam harus melewati 3 sungai,” ujarnya.

Upaya evakuasi korban akan melibatkan unsur tim rescue posko Kendari, BPBD Konave, Babinsa Ingegedo dan warga sekitar.

Artikel sebelumyaPanglima TNI bertemu dengan tenaga medis di Wisma Atlet dalam rangka HUT RI ke-76.
Artikel berikutnyaPenjaga perbatasan mengibarkan bendera sepanjang 168 meter di atap Rumah Betang