Beranda Warganet Satgas TNI memberikan bantuan kepada warga di perbatasan RI-PNG

Satgas TNI memberikan bantuan kepada warga di perbatasan RI-PNG

Saya sangat senang bapak-bapak Pos TNI KM 140 datang ke desa kami.

Keerom (ANTARA) – Tenaga medis Satgas Pamtas Yonif Mekanik 403/Wirasada Pratista Pos KM 140 menyambangi rumah warga di perbatasan RI-PNG untuk bantuan medis dan pemeriksaan kesehatan di Desa Mongoeffi-lama, Jaffi Kabupaten Keerom, Papua.

Komandan Batalyon Infanteri Mekanik 403 Satuan Tugas Pamtas (Dansatgas)/Virasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar mengatakan dalam keterangan yang diterima, Senin, tim medis memberikan pelayanan medis keliling dengan mengunjungi rumah warga secara langsung.

“Layanan Kesehatan Keliling dipimpin oleh Cerda Citto Terna Putra dan lima pegawai Pos KM 140 lainnya,” jelas Dansatgas.

Dansatgas menyebutkan, dengan masuknya musim hujan, risiko sakit meningkat.

“Oleh karena itu, kami akan selalu berusaha agar semua anggota kelompok sasaran mendapatkan pelayanan medis yang maksimal,” kata Dansatgas.

Letnan Kolonel Dansatgas Ade mengatakan, kesehatan merupakan hal utama yang perlu dijaga agar kita semua dapat melakukan aktivitas dengan baik dan warga dalam keadaan sehat dapat melakukan aktivitas yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari.

“Pelayanan kesehatan bagi warga biasanya diberikan untuk mendeteksi dan mencegah dini penyakit yang diderita warga sehingga dapat mencegah penyakit tersebut semakin parah,” kata Dansatgas.

Diakuinya, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, sebagian besar warga mengalami batuk, pilek, demam, serta gatal-gatal pada kaki, sela-sela jari kaki dan punggung, hal ini disebabkan udara lembab akibat hingga hujan lebat.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat dan menghimbau warga untuk selalu menjaga kesehatannya secara rutin dengan rajin berolahraga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta segera berobat jika merasa sakit atau tidak sehat,” kata Dansatgas.

Sementara itu, Kepala Suku (Ondoafi) Desa Mongoeffi Damian Onangge melaporkan bahwa pelayanan medis Batalyon Infanteri Mekanik 403 Pamtas sangat bermanfaat bagi masyarakat, dan manfaat tersebut juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa khususnya yang mengalami. gejala penyakit. penyakit yang belum sembuh.

“Kami sangat senang bapak-bapak Pos TNI KM 140 datang ke desa kami dan membantu mengobati orang sakit, dan kami ingin berbagi ilmu tentang bagaimana menjalani pola hidup sehat,” kata Damian.

Artikel sebelumyaPuluhan remaja ditangkap kemarin sebelum serangan Thanos.
Artikel berikutnyaKemarin pembagian Papua Selatan menjadi wacana tiga periode