LOMBOK TENGAH – Keberhasilan mendatangan Nutrisari W’dank sebagai sponsor, membuat Pasar Pancingan semakin berwarna. Kemeriahan pun selalu dihadirkan di destinasi digital yang berada di Bilebante Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemeriahan ini juga yang terjadi, Minggu (1/4). Sejak pagi, mulai pukul 07.00 WITA, pasar ini sudah diserbu pengunjung. Mereka datang sekadar bersantai, harap-harap cemas agar dapat merchandise, sampai sibuk mengulik info genpi.co yang makin moncer.

“Kami bersyukur pengunjung banyak dan sangat antusias. Mereka menikmati berbagai wahana yang kami siapkan. Termasuk, mencoba beberapa kuliner baru. Mereka juga terlihat senang dengan beberapa merchandise yang disiapkan,” kata Kepala Pasar Pancingan Rizky Fadly.

Minggu (1/4), Pasar Pancingan menyediakan sedikitnya 15 merchandise. Bingkisan itu diberikan secara acak kepada pengunjung yang beruntung. Mereka terlihat sigap memenuhi beberapa syarat yang diminta oleh pengelola pasar.

Seperti berselfie dengan Juragan Pasar Pancingan, meng-upload foto selfie itu di media sosial masing-masing. Mereka yang belum mendapatkan pose dan ekspresi terbaik, tidak sungkan untuk mengulang selfie. Tentunya gayanya kali ini berbeda.

Menurut Rizky, tidak ada kriteria khusus bagi calon penerima merchandise.

“Suasana memang sangat meriah. Merchandise ini kami berikan tiba-tiba. Kami datangi mereka, lalu merchandise diserahkan. Tapi, setelah itu mereka harus mengikuti ketentuannya. Kalau tidak mau, kami juga tidak memaksa. Tapi, semuanya responnya bagus. Semua pengunjung mendapat kesempatan ang sama,” lanjutnya.

Kemeriahan yang dihadirkan ini, adalah hasil kolaborasi dengan sponsor. Sebab, merchandise ini juga disiapkan bersama Nutrisari W’dank. Mereka juga meneruskan kerjasamanya, meski secara klausul kolaborasi mereka berakhir pekan lalu.

Namun, kali ini ada beberapa perubahan klausul kerjasama. W’dank tidak lagi memberikan free drink kepada pengunjung. Sponsor tetap support merchandise, selain menyediakan sound system. Rizky menjelaskan, pasar saat ini sudah meminta perbaikan sound system agar suara yang dihasilkan semakin bagus.

“Kerjasama dengan W’dank sudah memasuki pekan ke-5. Kerjasama ini lanjut terus, meski free drink distop. Tidak masalah. Mereka masih menyediakan sound system, bahkan kami sudah memintanya dengan yang baru. Itu sudah diurus oleh internal manajemen mereka,” jelasnya lagi.

Pengunjung juga antusias dengan informasi genpi.co. Apalagi, Pengelola Pasar Pancingan meminta setiap pengunjung yang mendapatkan merchandise untuk mendaftar sebagai anggota genpi.co.

Koordinator GenPI Lombok Sumbawa, Lukito Joko mengatakan, respons pengunjung terhadap genpi.co sangat bagus.

“Mereka dan pengunjung pasar lainnya banyak yang menanyakan informasi seputar genpi.co dan kami jelaskan segala sesuatunya. Mereka rata-rata paham dan langsung membuka websitenya. Yang jelas tidak ada ruginya gabung di genpi.co, justru banyak keuntungannya. Ada creative dan commercial value yang didapatkan anggotanya,” tegas Joko.

Kehangatan memang selalu ditunjukan Pasar Pancingan. Wajar apabila Pasar Pancingan ini mendapat pujian setinggi langit dari penyanyi dangdut Cinta Penelope. Pekan lalu, Cinta Penelope secara khusus memang datang berkunjung ke Pasar Pancingan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, keramahan juga pelayanan prima harus diberikan bagi pengunjung pasar.

“Pasar Digital memang harus memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjungnya. Kalau pasar itu ramah, maka pengunjung akan berkesan. Kami memberikan apresiasi atas kinerja Pasar Pancingan untuk semua aspek. Selain keramahan, mereka juga berusaha menjaga momentum industrinya,” tutur Menteri asal Banyuwangi tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here