Beranda Trending "Seperti balas dendam, keinginan harus dibayar lunas" mewakili Indonesia di Tokyo

"Seperti balas dendam, keinginan harus dibayar lunas" mewakili Indonesia di Tokyo

Jakarta (ANTARA) – Film Edwin berjudul As Revenge, Rindu Harus Dibayar Penuh atau Revenge Is Mine, Everyone Else Pays Cash menjadi satu-satunya film yang mewakili Indonesia di Tokyo International Film Festival (TIFF) 2021.

“Seperti balas dendam, rindu harus terbayar lunas” akan ditayangkan di rubrik tersebut Fokus dunia yang menjadi pemutaran perdana film ini di Negeri Sakura.

Fokus dunia menghadirkan karya-karya terbaru dari negara lain, yang belum pernah dirilis di Jepang, dan juga menayangkan film-film dari Spanyol, Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang bekerja sama dengan Latin Beat Film Festival.

Detail penayangan “How Revenge, Longing Must Be Paid in Full” di Tokyo Film Festival akan diumumkan awal Oktober mendatang.

Film yang diadaptasi dari novel karya Eki Kurniavan ini dibintangi oleh Martino Lio (sebagai Ajo Kavir), Rook Cheril (Iteung), Reza Rahadian (Budi Bike), Ratu Felisha (Jelita) dan Sal Priadi (Gekko).

“Seperti balas dendam, rindu harus dibayar lunas” / “Balas dendam adalah milikku, semua orang membayar tunai” (2020). (ANTARA / Palari)

Bercerita tentang Ajo Kavir, seorang pahlawan yang tidak takut mati. Keinginannya yang besar untuk bertarung didorong oleh sebuah rahasia – dia tidak berdaya. Dihadapkan dengan petarung wanita tangguh bernama Iteung, Ajo dipukuli dan dijungkirbalikkan – dia jatuh cinta.

Selain “Cara balas dendam, derita harus dibayar lunas”, World Focus juga menayangkan “Box” oleh Lorenzo Vigas, “Libertad” dari Clara Rocket, “Veneziafrenia” dari law de la Iglesia, “Il Buco” dari Michelangelo Frammartino , “Murina” oleh Antoneta Adress Kusiyanovich, Swan Song oleh Todd Stevens dan Terrorists oleh Ho Vi Ding.

Pada Agustus 2021, film Edwin berhasil membawa pulang hadiah utama kompetisi internasional (Concorso Internazionale) Locarno International Film Festival 2021 – Golden Leopard.

Edwin adalah orang Indonesia pertama yang menerima Golden Leopard, penghargaan tertinggi yang pernah diberikan kepada sutradara kelas dunia seperti Stanley Kubrick, Mike Lee, Jafar Panahi dan Jim Jarmusch. Selain itu, dalam lima tahun terakhir, film layar lebar Indonesia berhasil meraih juara pertama di festival bergengsi Eropa untuk pertama kalinya.

Artikel sebelumyaBKSDA Jambi mengevakuasi 11 buaya dari penangkaran yang ditinggalkan
Artikel berikutnyaKilas Nusantara antara siang