Beranda Warganet Setiap orang didorong untuk mengunduh aplikasi PeduliLindung dari sumber resmi.

Setiap orang didorong untuk mengunduh aplikasi PeduliLindung dari sumber resmi.

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah mengimbau masyarakat mengunduh aplikasi smartphone PeduliLindung dari sumber resmi seperti App Store dan Google Playstore.

“Jangan mengunduh dari tautan yang mengklaim memberikan akses ke PeduliLindung melalui Grup Whatsapp, yang ternyata tautan data pribadi orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Devi Rahmavati, pakar di Kementerian Komunikasi dan Informatika, kepada webinar tersebut. Vaksinasi COVID-19 sekarang dan nanti », yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, masalah keamanan data di aplikasi PeduliLindung sebenarnya bermula dari masyarakat.

Menurutnya, banyak orang justru memamerkan data pribadi yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab karena kecerobohan.

“Kasus sebelumnya bukan tentang sistem PeduliLindung yang tidak aman, tetapi memang ada orang yang menggunakan data orang lain untuk mengakses fungsi PeduliLindung,” katanya.

Devi mengatakan pengamanan data di PeduliLindungi harus dimulai dari masyarakat agar tidak selfie dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau meletakkan Kartu Keluarga (KK) di sembarang tempat, yang sebenarnya tentang kesadaran diri.

Saat ini, 39.886.900 pengguna menggunakan PeduliLindung, dan 22 juta warga telah menggunakannya di lembaga publik. Fitur aplikasi telah digunakan di 4.637 lokasi, termasuk stasiun, gedung, fasilitas perkantoran dan industri, hotel, pusat perbelanjaan, dan fasilitas olahraga.

Service Point PeduliLindung akan diperluas secara bertahap ke enam sektor prioritas seperti perdagangan, pariwisata, transportasi, keagamaan, perkantoran dan manufaktur.

Artikel sebelumyaPuluhan rumah warga Cilegon diserang kutu gandum
Artikel berikutnyaSurvei SPIN: Sebagian Besar Warga Beri Kinerja Bagus untuk Pemerintahan Jokovi