Beranda Warganet UT Hibah 17 Pekerja Migran di Singapura

UT Hibah 17 Pekerja Migran di Singapura

10 lulusan Program Studi Penerjemahan Sastra Inggris, Program Studi Manajemen (4), Program Studi Akuntansi (2), dan Program Studi Riset Komunikasi (1)

Jakarta (ANTARA) – Universitas Terbuka menggelar wisuda dan memberikan gelar sarjana kepada 17 pekerja migran Indonesia di Singapura.

17 lulusan TKI berasal dari program studi sastra Inggris dengan minat penerjemahan, 10 dari program pelatihan manajemen, dua dari program studi akuntansi dan satu dari program studi komunikasi.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan karena tidak mudah untuk belajar bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Dibutuhkan kemauan dan motivasi yang kuat untuk menyelesaikan pendidikan,” ujar Rektor UT, prof.

Tiga wisudawan yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik adalah Niken Umarokh dengan IPK 3,41, Vahida Istikoma dengan IPK 3,41 dan Solekh dengan IPK 3,05. Mereka berasal dari Program Studi Sastra Inggris di Penerjemahan.

Oyat menambahkan, lulus dari UT bukanlah tugas yang mudah bagi para lulusan, butuh usaha dan kerja keras karena sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) UT sangat berbeda dengan tantangan yang dihadapi mahasiswa biasa.

“Kegigihan lulusan UT yang berhasil menyelesaikan studinya di Singapura merupakan upaya luar biasa yang berada di luar kekuatan semua orang. Keberhasilan alumni UT Singapura akan mendorong PMI Singapura untuk mengikuti jejaknya,” imbuhnya.

Oyat menambahkan, keberhasilan PMI Singapura di bidang pendidikan sejalan dengan misi inti UT yaitu memberikan akses dan pemerataan pendidikan tinggi bagi seluruh warga negara Indonesia, termasuk di luar negeri.

“Lulusan UT diharapkan percaya diri dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan menggunakan kemampuannya di bidang teknologi informasi dan komunikasi. UT juga akan terus meningkatkan kualitas kerjanya agar lulusannya memiliki SDM yang unggul dan berdaya saing,” jelas Oyat.

Saat ini jumlah mahasiswa UT di luar negeri sebanyak 2.115 mahasiswa di 46 negara dan 69 kota. Khusus untuk mahasiswa UT yang terdaftar di Singapura sebanyak 171 mahasiswa.

Oyat menambahkan, dibandingkan jumlah PMI dan WNI di Singapura, jumlah mahasiswa UT masih tergolong sedikit.

“Kami berharap para alumni UT yang mengikuti edisi hari ini dapat mengajak teman-teman PMI-nya untuk bergabung dan belajar di UT,” tambah Oyat.

Artikel sebelumyaDinas Imigrasi Sulawesi Selatan deportasi dua warga negara Filipina
Artikel berikutnyaKoalisi Partai Bahas Lowongan Wakil Gubernur Papua