Beranda News Wapres mengingatkan agar Sri Sultan tidak melahap anggaran untuk DIY.

Wapres mengingatkan agar Sri Sultan tidak melahap anggaran untuk DIY.

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Maaruf Amin mengingatkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuvono X agar semua kabupaten dan kota di provinsi itu menanggung anggaran COVID-19.

“Koordinasi lebih erat dengan kabupaten dan kota, dengan satker (satuan kerja) masing-masing. Jangan sampai kabupaten atau kota menggunakan anggaran yang kecil,” kata Wapres Ma’ruf dalam video yang diunggah ke Wapres. , Kamis.

Wapres juga meminta Sri Sultan dan jajaran Pemprov DIY untuk mempercepat anggaran penanggulangan Covid-19 di daerah.

“Percepatan penanganan Covid-19 ini tentunya perlu dibantu oleh BPKP (Badan Pengawasan dan Pembinaan Keuangan), Kejaksaan, Polri dan LKPP (Badan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa),” ujarnya. .

Terkait masih tingginya kasus COVID-19 di Yogyakarta, Wapres juga meminta Sri Sultan untuk lebih berupaya memerangi COVID-19 di daerahnya.

“Kuantitas pengujian di provinsi DIY sudah lebih tinggi dari biasanya, tapi tingkat positifmasih jauh melebihi standar WHO sebesar 5 persen. tingkat positif Buat sendiri masih 41 persen,” kata Wapres.

Sementara itu, Sri Sultan mengatakan jumlah kasus positif dan negatif COVID-19 di Yogyakarta sangat fluktuatif. Sementara jumlah kasus positif di Yogyakarta masih tinggi, Sri Sultan menghindari menjaga kondisi di bawah angka positif di daerah lain di Jawa.

“Memang hasil positifnya meningkat drastis. Meskipun jumlah orang di Jawa mungkin terpengaruh, itu jauh lebih kecil daripada di provinsi lain di Jawa, ”kata Sri Sultan.

Sri Sultan juga mengatakan bahwa gerakan sosial di Yogyakarta telah melakukan tugasnya dengan baik dalam menjaga lingkungan dari penularan COVID-19. Dikatakannya, ada gerakan Civic Watch yang bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.

“Di setiap desa, Jaga Varga adalah inisiatif masyarakat sendiri untuk menjaga keamanan Kelurakhan. Namun dalam konteks (pandemi) ini, kami mendesak mereka untuk mendukungnya. tempat berlindungmengingatkan Anda bahwa Anda tidak mengenakan topeng atau duduk di rumah, tetapi tetap Awas (kabupaten)”,- katanya.

Artikel sebelumyaEmpat momen hebat Gianna June "Kerajaan: Ashin dari Utara"
Artikel berikutnyaBMKG mengembangkan inovasi teknologi untuk mengurangi risiko kecelakaan