Beranda News Wapres: Tidak perlu ada kemarahan dan kebencian terhadap KUHP

Wapres: Tidak perlu ada kemarahan dan kebencian terhadap KUHP

Saya pikir wajar jika beberapa orang tidak setuju.

Jakarta (Antara). Wakil Presiden RI Maruf Amin mengatakan tidak perlu ada kemarahan dan kebencian atas Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUKC) yang baru.

“Tidak perlu ada amarah dan kebencian,” kata Wapres usai menghadiri pembukaan Mukernas II Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, Kamis.

Maruf Amin mengatakan pemerintah telah melakukan pembahasan dengan DPR RI terkait RUU KUHP tersebut.

Menurut Wapres, sangat sulit menemukan kesepakatan semua pihak dalam isu apapun.

Ia meminta pihak-pihak yang tidak sependapat dengan sejumlah pasal KUHP untuk melakukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi atas pasal-pasal yang menjadi pertimbangannya.

“Tidak mudah bagi semua orang untuk menyetujui satu hal. tinjauan yudisial. Saya kira wajar saja ada yang tidak setuju,” jelasnya.

Artikel sebelumyaWakil Presiden: Serangan teror mencoreng status Indonesia sebagai negara toleran
Artikel berikutnyaKPU Surabaya menerima pengaduan tentang masuknya kepala Republik Tajikistan / RV terpilih ke dalam partai politik