Beranda Nusantara Waspadalah terhadap kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa daerah.

Waspadalah terhadap kemungkinan hujan lebat dan angin kencang di beberapa daerah.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di beberapa provinsi di Indonesia pada Minggu.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Provinsi Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatera Selatan. hujan deras juga terancam, yang dapat disertai dengan kilat dan angin kencang.

Khusus di DKI Jakarta, hujan disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada Minggu siang dan malam.

Di wilayah Jawa Barat, hujan disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada Minggu siang/siang dan malam di Depok, Bogor, Bekasi, Chandzhur, Karawang, Subang, Sukabumi, Purvakarta, Bandung Besar, Garut, Tasikmalaya. , Chamis, Banjar, Pangandaran dan Kuningan.

Kepala BMKG Dvikorita Karnavati sebelumnya mengingatkan masyarakat bahwa pada akhir tahun 2021 dampak dari fenomena La Niña perlu direalisasikan.

Pada 2020, menurut kajian BMKG, La Nina akan menyebabkan peningkatan curah hujan pada November hingga Januari di wilayah Sumatera Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

BMKG memprediksi La Nina tahun ini dapat menyebabkan peningkatan curah hujan bulanan sekitar 20 hingga 70 persen di atas normal.

“Mengingat kemungkinan peningkatan jumlah curah hujan selama musim hujan, maka perlu waspada dan bersiap-siap untuk kelanjutan hujan deras yang dapat memicu bencana hidrometeorologis,” kata Dvikorita.

Artikel sebelumya73 juta divaksinasi minggu ini, obat COVID-19 akan segera tersedia
Artikel berikutnyaAlec Baldwin membuat komentar pertamanya setelah insiden itu "Karat"