Beranda Warganet Young Minta Pokja Nasional COVID-19 Koreksi Penilaian Penetapan Status

Young Minta Pokja Nasional COVID-19 Koreksi Penilaian Penetapan Status

Pontianak (ANTARA) – Pemerintah Daerah Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat meminta Kelompok Kerja Nasional COVID-19, United Against COVID-19 (BLC), untuk menyesuaikan skor penetapan status zona risiko COVID-19 di wilayah tersebut. daerah. karena ada data non-linier dengan beberapa indikator.

“Kami meminta BLS sebagai pihak yang mengeluarkan atau merundingkan status zona risiko COVID-19 untuk memperbaiki status zona di Kuba Raya, karena ada data nonlinier dari status yang ditetapkan pada 8 Agustus kemarin. ,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendravan di Sungai Raya, Kamis.

Terkait hal itu, Muda mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat dengan nomor 442.3.2/1716/Dinkes-C kepada Pokja Nasional COVID-19 untuk verifikasi data.

“Mengenai kategori zonasi risiko kabupaten/kota Kalbar yang disiarkan oleh Bersatu Lawan COVID-19, Kabupaten Kubu Raya tetap berada di zona berisiko tinggi (Zona Merah),” ujarnya.

Muda menjelaskan, berdasarkan analisis yang dilakukan pihaknya, ada beberapa bukti penanganan Covid-19 yang sebenarnya tidak linier.

“Dengan demikian, kami menyajikan nilai perbandingan linier, yaitu 3 indikator dari 14 indikator untuk menghitung area risiko, termasuk indikator 9, tingkat insiden (perubahan total insiden) per 100.000 penduduk. Kemudian skor 13 adalah rata-rata isolasi penghunian tempat tidur (TT) (isolasi BOR TT) selama seminggu terakhir di Rumah Sakit Khusus COVID-19 untuk menampung pasien COVID-19 di wilayah tersebut,” kata Muda.

Kemudian indikator 14 adalah rata-rata hunian tempat tidur (TT), niat (persentase TT BOR intensif) selama 1 minggu terakhir di rumah sakit khusus COVID-19 untuk menampung pasien COVID-19 di wilayah tersebut (data perbandingan dari indikator terlampir)

“Untuk itu mohon dikoreksi, mengingat perbedaan hasil perhitungan analisa mempengaruhi hasil perhitungan skor penetapan status zona resiko di Kabupaten Kubu Raya dimana pada hasil analisa perhitungan kami terhitung sejak Agustus 7, 2021 otomatis masuk dalam kategori zona risiko rata-rata (skor 1,91), ”kata Young *.

Artikel sebelumyaBapemperda DPRD Jabar memaparkan kata-kata Raperda tentang desa wisata
Artikel berikutnyaPelanggaran HAM di sektor publik tetap tinggi